Iklan di Google Ads bisa dikontrol. Wildan menjelaskan, kontrol bisa dilakukan dengan berdasarkan biaya harian, berdasar waktu tertentu, dan berdasarkan perangkat tertentu. Agar beriklan di Google Ads efektif, dia menyarankan perlu dilakukan riset awal tentang karakter audiens yang hendak jadi sasaran iklan.
"Selanjutnya adalah menentukan anggarannya dan sekaligus mengatur platform promosi. Jangan lupa untuk mereset juga kata kunci yang hendak dipakai, mengatur waktu tayang, dan
lakukan evaluasi,” tuturnya.
Sementara itu, Anandito Birowo selaku Koordinator Mafindo Wilayah Malang menambahkan, Google Ads merupakan salah satu produk yang dibuat dengan keterampilan teknis mumpuni, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), big data, dan sistem komputasi awan. Untuk bisa memaksimalkan fitur di Google Ads, dia menyarankan penguasaan kecakapan bermedia digital, terutama kecakapan dalam meriset kata kunci yang
bisa mendatangkan banyak kunjungan.
Sementara itu, agar materi iklan yang hendak dipasang di Google Ads menarik dan efektif, blogger dan content creator Nia Nurdiansyah mengingatkan pentingnya keterampilan copywriting.
"Ketrampilan ini akan mampu menuliskan konteks yang tersirat dari produk barang atau jasa. Fungsinya adalah untuk membangun perspektif positif dengan tujuan memaksimalkan penjualan, branding, dan psikologi transaksi," kata dia.
Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif.