Perjalanan Menyusuri Trans Kalimantan

Rizal Yusacc
Tim Jejak Roda BMW Motor Cycle Club Jakarta melintasi jalanan aspal di rute Pangkalan Bun menuju Palangkaraya (Foto: BMW MC Jakarta).

Banyak lubang dan perbaikan jalan yang sedang berlangsung. Batuan kerikil yang bertebaran sepanjang jalan membuat kami harus waspada dan menahan gas. Apalagi mobil-mobil di Trans Kalimantan tidak berjalan perlahan saat bertemu jalan rusak. Mereka tetap ngebut meninggalkan debu tebal dan kerikil yang beterbangan.

Di kawasan Pembuang Hulu, jalan rusak dan jalan mulus silih berganti, di antara deretan kebun kelapa sawit dan tanah basah berawa-rawa lahan gambut khas Kalimantan. Beberapa ruas jalan dibangun jembatan yang seperti dekat dengan tanah, namun menjadi pengalaman unik karena kami bermotor bak di jalan tol bandara di Tangerang, yaitu jembatan yang tak terlalu tinggi, namun cukup panjang.

Keasyikan sempat terganggu ketika Mas Ferry dengan R80G/S-nya tiba-tiba keluar jalur saat menikung di kerikil, membuat kami terkejut dan waspada dengan kondisi jalan. Beruntung Mas Ferry masih bisa handling motornya, sehingga tak terjatuh.

Lantaran panas dan hujan silih berganti, kami tak mencapai target kota Sampit untuk makan siang. Rombongan berhenti di Sebabi sekitar 45 menit dari Sampit karena saat salat dzuhur telah tiba dan perut sudah terasa lapar. Lagi-lagi menu aman di Lintas Kalimantan, makan ikan bakar. Hampir selalu lezat cara warga Kalimantan memasak ikan, tak terlalu berbumbu dan terasa segar.

Lepas dari Sebabi, kondisi jalan tak banyak berubah dan kondisi cuaca juga tetap tak menentu. Sepanjang perjalanan, jas hujan tak kami ganti dan tetap dikenakan karena panas saat ini bisa mendadak berubah hujan deras dalam hitungan menit.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Makro
4 tahun lalu

Resmikan Proyek Infrastruktur yang Dibiayai SBSN, Sri Mulyani: Anda Turut Membangun Indonesia 

Bisnis
8 tahun lalu

Dilintasi Awal 2019, Progres Tol Balikpapan-Samarinda Sudah 65 Persen

Destinasi
8 tahun lalu

Geliat Ekonomi Pertambangan dan Batu Perhiasan di Kalimantan Selatan

Destinasi
8 tahun lalu

Menuju Banjarmasin, Jalur Terpadat Trans Kalimantan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal