Sandiaga menambahkan, pentingnya penerapan Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) (CHSE) di setiap armada wisata.
"Sama seperti bus-bus Pariwisata bagaimana kondisi kapal, dan juga bagaimana kondisi nahkoda atau Anak buah kapal ABK yang harus memiliki sertifikasi keselamatan," ujarnya.
Para wisatawan pun sebelumnya bisa mencari tahu dan mengecek langsung, terkait dengan transportasi yang akan digunakan selama liburan. Hal ini, kata Sandiaga, agar mereka mendapatkan layanan aman dan nyaman.