Sektor Utama Ekonomi Nasional, Pariwisata Akan Menjadi Penghasil Devisa Terbesar

Tuty Ocktaviany
Borobudur menjadi salah satu destinasi super prioritas yang diharapkan bisa menggaet turis lebih banyak. (Foto: iNews.id/Tuty Ocktaviany)

Menurutnya, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,4 triliun pada 2020 untuk pembangunan infrastruktur destinasi super prioritas.

“Pembangunan utilitas dasar harus tuntas pada 2020, agar pengembangan selanjutnya dapat segera dilakukan. Setelahnya baru dipromosikan secara massif,” katanya.

Sementara itu terkait perkembangan empat destinasi prioritas (Mandalika, Danau Toba, Labuan Bajo, dan Borobudur) saat ini, menurut Guntur semakin baik.

“Pemerintah menggelontorkan anggaran tambahan sebesar Rp6,4 triliun yang dibagi keempat destinasi super prioritas ke beberapa kementerian atau lembaga pada 2020. Bila dirata-rata, masing-masing destinasi mendapat Rp1,6 triliun,” ucapnya.

Dengan komitmen pemerintah, pariwisata Indonesia pun terus meroket tajam. Buktinya tahun 2017, The Telegraph menempatkan Indonesia dalam "Top-20 Fastest Growing Tourism Industry in the World”. Sedangkan di 2018, World Travel & Tourism Council (WTTC) menempatkan Indonesia di posisi sembilan negara dengan pertumbuhan wisman tercepat di dunia.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
5 hari lalu

Purbaya Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen di 2027, Pacu Investasi Naik 7 Persen

22 hari lalu

Kementerian Pariwisata Hentikan Festival Golo Koe di Manggarai Barat usai Gempa M7,7

22 hari lalu

Gempa di NTT, Kemenpar Ungkap Sejumlah Hotel hingga Destinasi Wisata Rusak

26 hari lalu

Sektor Luar Negeri Diabaikan, Jangan Harap Ekonomi Tumbuh 7-8 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal