Sertifikat CHSE Dapat Tingkatkan Kepercayaan Wisatawan di Masa Pandemi

Dimas Andhika Fikri
Sejumlah destinasi menerapkan protokol CHSE (Foto: Kemenparekraf)

Jumlahnya akan terus bertambah karena program ini dinilai memiliki sejumlah manfaat, baik jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Salah satunya menyelaraskan strategi-strategi pengembangan destinasi wisata seiring berubahnya perilaku wisatawan.

Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, perilaku wisatawan memang dilaporkan mengalami perubahan. Di masa pandemi Covid-19, wisatawan cenderung memilih destinasi-destinasi yang menerapkan protokol kesehatan sangat ketat.

Kesehatan, keselamatan dan keamanan kini menjadi kunci dari kesuksesan pariwisata. Itulah sebabnya Kemenparekraf melakukan re-strategi dari konsep mass tourism menjadi quality tourism (wisata berkualitas), dan program sertifikasi CHSE menjadi ujung tombaknya.

"Orang-orang nantinya akan searching tempat yang sudah menerapkan protokol kesehatan. Gambaran tentang protokol kesehatan ini akan sangat membantu industri pariwisata untuk bangkit kembali keterpurukan. Jadi harus selalu kita gaungkan," kata Vinsensius.

Lantas, seberapa besar pengaruh sertifikasi CHSE bagi keberlangsungan pariwisata Indonesia? Vinsensius mengatakan, program CHSE tak hanya menerapkan standar berskala nasional, tetapi juga global.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
8 jam lalu

Liburan Impian Tanpa Beban Finansial Melalui Layanan Paylater

1 hari lalu

Pesona Lombok: Keseruan Liburan dan Menonton MotoGP Mandalika

2 hari lalu

Eksplorasi Thailand: Keseruan Liburan di Bangkok dan Pattaya

5 hari lalu

Mewujudkan Waktu Istirahat Berkualitas: Hotel Mulai Rp100.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal