"Bukit Paralayang Parangtritis, spot terbaik untuk melihat sunset di Bantul. Dari atas bukit ini, kamu bisa melihat keindahan alam bebas ke arah mana saja. Keistimewaan inilah yang membuat Bukit Paralayang Parangtritis menjadi tempat untuk menyaksikan sunset tanpa halangan apa pun di ufuk barat. Jadi, kapan dolan ke sini? Yuk, tag dan ajak pasangan kamu dolan ke sini,!" tulis Instagram @ayodolan, Rabu (13/3/2019).
Selain pesona alam, bukit ini dijadikan sebagai tempat lepas landas para atlet paralayang. Jika ada momen para atlet sedang berlatih, Anda akan disuguhkan atraksi yang menakjubkan, sangat memacu adrenalin. Nantinya, paralayang ini akan mendarat di antara Pantai Parangkusumo dan Pantai Depok Yogyakarta.
Jika tertarik untuk mencobanya, di sini terdapat agen penyewa sekaligus pemandu paralayang dengan biaya Rp300.000–Rp350.000 per orang. Karena termasuk olahraga ekstrem, tidak semua orang bisa mencobanya.
Salah satu aturannya yakni sehat jasmani dan rohani, tidak mengidap penyakit jantung ataupun epilepsi, dan minimal berusia 18 tahun. Jika Anda ingin melihat indahnya ratusan palarayang beterbangan, datanglah pada Maret karena ada event tahunan bertaraf nasional bernama Jogja Air Show.
Lokasi Bukit Paralayang Parangtritis jaraknya sekitar 53 km dari pusat Kota Yogyakarta dan bisa ditempuh dalam waktu sekitar satu jam. Dari Jalan Parangtritis, Anda harus ke arah selatan menuju Pantai Parangtritis. Akan ada TPR atau tiket pemberhentian menuju pantai sekitar Rp7.000 per orang. Ikuti jalan, sesampainya di pintu masuk Pantai Parangtritis, tetap lurus pada jalan menanjak menuju perbukitan.
Anda akan menemukan pertigaan, lalu belok kanan dan lurus ikuti jalan. Bukit Paralayang berada di kanan jalan, tepat di area pendopo kecil. Jalan menuju Bukit Paralayang agak sedikit menanjak, namun masih bisa terjangkau dengan sepeda.