Strategi Pariwisata Indonesia, Bidik Wisata Bahari dari Yacht hingga Diving

Niko Prayoga
Kemenpar menyiapkan strategi pengembangan wisata bahari dengan membidik sejumlah produk wisata bernilai tinggi, mulai dari yacht, cruise, hingga diving. (Foto: Ilustrasi AI)

Strategi tersebut disampaikan Widiyanti dalam Konferensi Pers WITF di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Rabu (23/9/2026).

Pengembangan pariwisata berkualitas juga dilakukan di tengah pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Hingga Juli 2026, jumlah kunjungan wisman mencapai 8,98 juta atau tumbuh 5,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari kunjungan tersebut, devisa yang dihasilkan mencapai 8,43 miliar dolar AS atau sekitar Rp140,95 triliun. Sementara itu, perjalanan wisatawan Nusantara mencapai 737,8 juta perjalanan atau tumbuh 3,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan pariwisata turut menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari akomodasi, makanan dan minuman, transportasi, UMKM, hingga ekonomi kreatif di daerah.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
15 hari lalu

Dari Old Luxury ke Neo Luxury: Mengapa Sustainability Akan Menentukan Masa Depan Properti Bali?

3 bulan lalu

Menpar: Kunjungan PM India Perkuat Posisi Prambanan sebagai Destinasi Wisata Budaya Dunia

3 bulan lalu

MNC University dan Pemkab Kotabaru Kolaborasi Luncurkan Dashboard Data Kemiskinan dan Bahas Pariwisata

3 bulan lalu

AHY Pimpin Rakor Kebandarudaraan, Siapkan Transformasi Bandara Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal