Data terbaru menunjukkan hampir 9 juta perjalanan luar negeri dilakukan masyarakat Indonesia sepanjang 2024. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa traveling ke luar negeri bukan lagi gaya hidup eksklusif, melainkan kebutuhan rekreasi yang semakin umum.
Deputy Representative Taipei Economic and Trade Office in Indonesia, Trust H.J. Lin, Ph.D., menegaskan pentingnya posisi Indonesia dalam strategi pariwisata Taiwan.
"Kami melihat Indonesia sebagai mitra strategis. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mempererat hubungan antar masyarakat sekaligus meningkatkan kunjungan wisata," ujarnya.
Dengan kombinasi promosi langsung, pendekatan digital, hingga penyesuaian terhadap kebutuhan wisatawan Indonesia, Taiwan tampak ingin naik kelas, dari sekadar destinasi menjadi pengalaman yang personal dan berkesan.