Kemenpar ingin arus wisatawan tersebut tidak berhenti di dua wilayah tersebut. Wisatawan diharapkan memiliki kesempatan untuk mengenal destinasi lain sekaligus memperpanjang masa tinggal mereka di Indonesia.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mengatakan, pemerataan manfaat pariwisata membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan pelaku industri.
"Akselerasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku industri," kata Ni Made dalam keterangan resminya, Selasa (6/10/2026).
Menurut dia, konektivitas yang lebih luas dapat membuka kesempatan bagi wisatawan mancanegara untuk menjelajahi destinasi baru. Pada saat yang sama, aktivitas wisata di daerah diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat dan pelaku UMKM.
"Inisiatif seperti Program Stopover Garuda Indonesia dapat mendorong wisatawan mancanegara untuk menjelajahi destinasi baru, sekaligus memastikan perputaran ekonomi pariwisata dirasakan langsung oleh masyarakat daerah dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia," ujarnya.