Pengalaman semacam itu menunjukkan bahwa aktivitas memancing bisa menjadi bagian dari pengalaman wisata di kawasan pesisir. Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat laut, tetapi juga berinteraksi langsung dengan lingkungan laut melalui aktivitas yang mereka minati.
Disparbud Pandeglang Budi mengatakan peluang tersebut masih bisa dikembangkan lebih jauh. Terlebih, akses menuju kawasan Tanjung Lesung diharapkan semakin mudah seiring dengan rencana beroperasinya jalan tol.
"Kami berharap semakin banyak event bisa diselenggarakan di Tanjung Lesung. Apalagi, dengan segera beroperasinya jalan tol, akses menuju kawasan ini akan semakin mudah, sehingga diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara," ujarnya.
Bagi Tanjung Lesung, pengembangan wisata berbasis aktivitas seperti memancing juga dapat membuka pilihan baru bagi wisatawan. Terlebih, kawasan ini memiliki karakter sebagai destinasi pesisir yang memungkinkan wisatawan menggabungkan aktivitas di darat dan laut dalam satu perjalanan.
Chief Operating Officer Tanjung Lesung, Ivonne Anggraini, mengatakan kompetisi mancing tersebut bukan pertama kali digelar. Tuna Game Fishing Competition sebelumnya juga pernah diselenggarakan pada 2023.