Ada yang menarik dari gunung ini, yaitu ketinggiannya yang terus bertambah. Menurut pengakuan masyarakat setempat, 10 tahun lalu, tinggi Gunung Kembang hanya 1.200 mdpl. Adanya peningkatan ketinggian tersebut disebabkan oleh aktivitas magma Gunung Sindoro yang mengalir ke Gunung Kembang. Dari aktivitas itu menyebabkan ketinggiannya terus bertambah setiap tahun.
Di gunung ini, Anda akan menjumpai banyak sekali jenis Bunga Anggrek. Karena itu pula, gunung ini dinamakan Gunung Kembang. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), terdapat 100 jenis spesies bunga anggrek, termasuk jenis yang langka.
Jika Anda hendak mendaki Gunung Kembang bisa melalui jalur Desa Lekong atau Desa Keseneng Kecamatan Garung. Namun disarankan mengambil rute baru, yaitu via Blembem Kretek. Dengan melalui rute Blembem, Anda akan dimanjakan dengan hamparan perkebunan teh yang menawan.
Jalur ini merupakan lahan perkebunan teh yang kini telah dibuka untuk jalur pendakian umum. Sementara, jalur Desa Lekong biasa digunakan masyarakat setempat untuk kegiatan ritual semedi.
Banyak pilihan moda transportasi yang bisa dipilih. Dari Terminal Mendolo Wonosobo, Anda bisa menggunakan jasa ojek untuk sampai ke basecamp. Bisa juga dengan menyewa angkot jika Anda datang secara rombongan.