Volume Sampah di Labuan Bajo Meningkat, Wisatawan Diminta Jaga Lingkungan 

Vien Dimyati
Jaga lingkungan di Labuan Bajo (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pesona keindahan alam yang ada di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) memikat wisatawan untuk berwisata. Beberapa destinasi di Labuan Bajo terkenal hingga mancanegara.

Namun, di balik tingginya minat wisatawan untuk berwisata ke Labuan Bajo, tren peningkatan volume sampah juga menjadi persoalan baru.

"Saat ini, terjadi tren peningkatan volume sampah di Labuan Bajo. Kami mencatat lebih dari 16 ton volume sampah per hari," ujar Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi melalui keterangannya belum lama ini.

Menurut Edistasius, perlu gerakan nyata dalam menangani sampah di Labuan Bajo. Dia mengapresiasi peluncuran Gerakan Sedekah dan Kolekte Sampah Indonesia (Gradasi) yang diinisiasi Danone-Aqua bekerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP) dan Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL) dan diluncurkan di Labuan Bajo.

"Dengan menjadikan Labuan Bajo sebagai bagian dari program Gradasi telah terbukti berhasil mengurangi sampah plastik di beberapa wilayah di Indonesia," kata Edistasius.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
1 hari lalu

Galeri Nasional Indonesia Tutup Mulai 12 Oktober 2026, Ini Penyebabnya!

3 hari lalu

Liburan ke Tanjung Lesung Kini Bisa Naik DAMRI, Segini Tarif dan Jadwalnya!

4 hari lalu

Penerbangan hingga Hotel di NTB Semakin Ramai gegara MotoGP Mandalika 2026, Ini Faktanya!

7 hari lalu

Tak Cuma Bali, Kemenpar Ajak Turis Asing Jelajahi Danau Toba hingga Labuan Bajo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal