Menurut Angela, momen penghormatan dengan sikap sempurna menjadi intisari dari lomba ini. Hal ini sebagai bukti rasa penghormatan dan cinta Tanah Air masyarakat Indonesia dengan mematuhi protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability).
"Jadi peserta merekam momen penghormatan dengan kreativitas mereka masing-masing dengan mematuhi protokol kesehatan dan semangat gotong-royong," ujar Angela.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari menambahkan, pihak kurator telah menyaring dari 813 video yang telah diunggah perwakilan peserta dengan berdasarkan kelengkapan data dukung administrasi dan juga pemenuhan kriteria penilaian.
"Hasil kurasi tersebut kemudian dinilai oleh dewan juri mulai hari ini sampai besok, Rabu (2/9/2020). Selanjutnya, dewan juri akan menentukan nominasi pemenang dengan berdasarkan hasil penilaian sesuai kriteria dan indikator," tutur Hari.
Penilaian dilanjutkan oleh dewan juri bersama-sama dengan dewan juri kehormatan untuk menentukan 6 terbaik berdasarkan urutan, dan juga akan dilihat video dengan jumlah likes terbanyak di sosial media untuk menetapkan juara favorit. "Mudah-mudahan nanti pada Senin (7/9/2020) bisa kita umumkan siapa saja pemenangnya," kata Hari.