"Tahura Sultan Adam memiliki luas kawasan 112.000 hektare lengkap dengan potensi wisata, ragam flora dan faunanya. Di kawasan Tahura ini, sobat dapat menikmati samudera awan yang begitu indah. Selain itu, beberapa lokasi di kawasan ini yang bisa dikunjungi di antaranya Pulau Pinus, Pulau Bukit Batas, Air Terjun Surian, Air Terjun Bagugur dan Bumi Perkemahan Awang Bangkal, seperti di video ini," tulis Instagram @indoflashlight, dikutip Rabu (22/5/2019).
Di dekat pintu masuk, terdapat wisata kolam pemandian Meneer Belanda. Kolam berukuran sekitar 30m x 50m ini tepat berada di pinggir jalan. Kolam yang dibangun pada zaman Belanda ini memiliki nilai historis yang tinggi. Pengunjung dapat berenang atau sekadar merendam kaki, merasakan segarnya air asli pegunungan.
Selain itu, terdapat situs peninggalan Belanda lainnya yang sering disebut Benteng Belanda. Benteng peninggalan zaman Belanda tersebut hanya tersisa puing-puing dan beberapa reruntuhan pondasi. Benteng ini berada di bagian puncak Tahura. Untuk bisa sampai ke puncak, Anda tak perlu berjalan kaki, karena bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor. Sepanjang jalan menuju puncak, banyak pengunjung yang singgah di pinggiran jalan sembari bercengkerama menikmati pemandangan.
Terdapat pula beberapa air terjun di kawasan Tahura. Ada yang melewati jalan setapak menanjak dan tangga menurun. Menuju air terjun pertama bisa melalui setapak bersemen menanjak di dekat kolam Belanda. Airnya jernih dan segar. Anda bisa bermain air dan berendam sepuasnya. Di air terjun kedua, disediakan tempat untuk istirahat.
Pemandangan yang tak boleh dilewatkan saat berkemah di kawasan puncak Tahura adalah kerlap-kerlip lampu Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, dan sekitarnya. Menikmati suasana malam di puncak Tahura memang istimewa. Pemandangan pagi hari dengan sunrise hangat yang masih diselimuti awan tipis pun tak kalah menggoda. Semuanya bisa Anda nikmati di Puncak Tahura.