3. Camilan menjadi sumber kebahagiaan
84% responden menyatakan, camilan merupakan salah satu sumber kebahagiaan mereka. Tak hanya itu, 81% merasa camilan bisa memberikan semangat tersendiri sepanjang hari. Mengenai manfaatnya bagi keluarga, 94% orang tua mengandalkan camilan untuk menghibur anak-anaknya selama pandemi. Bahkan, 77% orang tua telah menjadikan kebiasaan ngemil sebagai tradisi baru bagi keluarga.
Aktris dan juga seorang Ibu keluarga millenials Novita Angie mengatakan, camilan bisa menjadi sarana hiburan yang membangun kedekatan keluarga. “Selama masa pandemi orang tua dituntut menjadi lebih kreatif, karena ruang gerak anggota keluarga menjadi terbatas, terutama anak-anak yang cepat bosan. Oleh karena itu, camilan bisa menjadi medium untuk menghibur, sekaligus juga untuk melengkapi momen kebersamaan keluarga.,” tutur Novita.
4. Masyarakat lebih bijak saat ngemil
Tahun ini masyarakat merasa lebih sadar dan fokus pada camilan yang mereka makan, terutama saat menikmatinya dalam kesendirian di rumah (67% menyatakan lebih sering menikmati camilan sendirian, dibandingkan sebelumnya). 66% responden merasa lebih fokus dengan camilan yang mereka konsumsi dan merasa lebih sadar untuk mencari camilan yang sesuai dengan kebutuhan tubuhnya (75%). Bahkan, mereka bisa menghabiskan waktu lebih hanya untuk memahami camilan tersebut (bagaimana aromanya, teksturnya dan rasanya) (75%).
5. Kebiasaan ngemil akan berubah setelah pandemi berakhir
Sebanyak 8 dari 10 orang percaya, cara menikmati camilan akan berubah selamanya, bahkan setelah pandemi berakhir. 69% responden percaya, ngemil akan menjadi bagian dari kebiasaan baru (new normal). Bahkan, 3 dari 4 orang indonesia memperkirakan tren ini akan terus berlanjut dan berencana untuk lebih memilih makan camilan sepanjang hari, dibandingkan makanan berat.
6. Pergeseran pembelian camilan dari offline menuju online.
Survei kali ini juga mengungkap, jumlah transaksi camilan secara online meningkat 33%, dibandingkan sebelum pandemi. 75% merasa lebih aman dan nyaman dengan membeli camilan secara online. Dalam hal menemukan jenis camilan baru, media sosial menempati pilihan teratas dengan dipilih oleh 54% responden.
“Melalui survei State of Snacking ini, Mondelez Indonesia semakin memahami kebiasaan ngemil masyarakat Indonesia di masa new normal ini, sehingga dapat menghadirkan camilan yang tepat, di waktu yang tepat dan membuatnya dengan cara yang tepat pula, di mana hal ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan untuk Empower People to Snack Right," tutur Prashant.