JAKARTA, iNews.id - Bagi Anda yang memiliki hobi memasak, tentunya sudah tidak asing lagi dengan minyak sayur. Bahan yang berbentuk cairan licin ini kerap digunakan untuk menggoreng atau menumis segala jenis masakan. Mulai untuk menggoreng ikan hingga digunakan untuk salad.
Namun, Anda harus tahu, tidak semua jenis minyak sayur bisa dipakai untuk menggoreng. Ada beberapa jenis minyak sayur yang harus dibedakan pemakaiannya. Apa saja?
Pemilik resto MR Tanoshi, Chef Muto mengatakan, minyak sayur yang memiliki kegunaan untuk menggoreng ada tiga jenis, yaitu minyak kelapa sawit, minyak kelapa dan minyak canola. Lantas apa saja apa fungsi ketiga minyak tersebut? Berikut ulasan yang diberikan chef yang terkenal dengan aksi kungfunya ini, kepada iNews.id, Selasa (2/1/2018).
Minyak kelapa sawit
Minyak kelapa sawit mempunyai dua fungsi. Biasanya, setelah di proses untuk menggoreng minyak akan berubah menjadi warna keemasan. "Minyak yang berwarna kemerahan biasanya digunakan untuk salad oil, salad oil bisa digunakan untuk membuat mayones karena memiliki asam lemak jenuh," kata Chef Muto.
Minyak kelapa
Minyak kelapa mengandung lemak yang banyak dan bukan terdiri dari lemak hewani. Minyak kelapa tidak bisa untuk membuat mayonaise "Tidak bisa dibuat mayonaise dikarenakan gampang sekali pecah adoanan mayonaisenya. Kemudian, apabila suhu dingin, minyak ini gampang membeku, tetapi tahan terhadap proses pemanasan," ujarnya.
Minyak canola
Minyak ini lebih baik digunakan untuk menumis, tetapi jika harus digunakan untuk menggoreng harus dengan api kecil. "Minyak canola mengandung omega tiga dan juga bisa menurunkan kadar kolesterol. Jika Anda memasak menggunakan api besar maka kandungan yang ada di dalamnya akan berkurang. Disarankan memasak dengan api kecil agar mendapatkan hasil maksimal," tuturnya.