Ketahui Pentingnya Nutrisi Diberikan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak

Vien Dimyati
Ketahui pentingnya nutrisi bagi anak (Foto: Ist)

Dr Erna menjelaskan, umumnya stunting terjadi di 1.000 HPK, yaitu 20 persen stunting terjadi sejak saat kelahiran, 20 persen terjadi pada 6 bulan pertama, 50 persen terjadi pada 6-24 bulan, 10 persen terjadi pada tahun ketiga. 

Selain itu, 20 persen stunting yang terjadi sejak saat kelahiran dialami oleh bayi prematur dan Bayi Berat Lahir Rendah.

"Pemberian gizi pada ibu hamil dan perawatan khusus pada bayi baru lahir dengan gejala stunting sangat krusial karena kekurangan gizi pada periode tersebut berdampak permanen dan sulit diperbaiki," ujar dia.

Dokter Anak Konsultan Neonatologi, Prof. Rinawati Rohsiswatmo menjelaskan, bayi dengan kelahiran prematur dan Bayi Berat Lahir Rendah masuk ke dalam bayi yang berisiko tinggi mengalami stunting. 

"Bayi lahir prematur berisiko untuk mengalami developmental delay, gangguan kognitif, kesulitan belajar dan gangguan perilaku. Oleh karena itu penting untuk melakukan skrining perkembangan pada usia 9,18, dan 30 bulan," kata  Prof Rinawati.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
4 hari lalu

BGN Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi Mulai Hari Ini, Wilayah 3T Jadi Prioritas

18 hari lalu

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Layanan Difokuskan ke Wilayah 3T

24 hari lalu

Pramono Targetkan Angka Stunting di Jakarta Turun 3 Persen dalam 2 Tahun, Ini Strateginya

1 bulan lalu

Cegah Stunting Sejak Dini, PT Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di 36 Kota Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal