Mengenal Manfaat Daun Katuk untuk Tingkatkan Produksi ASI

Vien Dimyati
Meningkatkan prosuksi ASI (Foto : Quora)

Beberapa di antaranya, lanjut dr Fenny, telah diteliti dan terbukti meningkatkan kadar prolaktin, oksitosin, maupun volume ASI, dan peningkatan berat badan bayi.

Selain konsumsi bahan-bahan alam maupun obat yang ditujukan untuk merangsang ASI, ada juga teknik lain yang
lazim dilakukan, misalnya dengan akupunktur ataupun pijat laktasi yang juga terbukti efektif meningkatkan produksi ASI. Namun dari semua itu, kunci peningkatan produksi ASI adalah seringnya para ibu menyusui dan memerah.

Sementara itu, Executive Director Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) PT Dexa Medica Dr. Raymond
Tjandrawinata mengatakan, berdasarkan penelitian, pihaknya telah meneliti biodiversitas alam Indonesia untuk dikembangkan menjadi obat-obatan
yang bermanfaat.

"Salah satu biodiversitas alam yang dikembangkan adalah pemanfaatan daun katuk, daun torbangun, dan ikan gabus sebagai ASI booster,” kata Dr Raymond.

Menurutnya, ketiga bahan baku alam tersebut diproses dengan teknologi AFT atau Advanced Fractionation Technology. Bahan ini memiliki aktivitas biologis dan memiliki kemurnian tinggi, untuk menghasilkan fraksi bioaktif Galatanol yang merupakan fraksi bioaktif kombinasi dari daun katuk dan daun torbangun.

"Ini telah terbukti memiliki efek untuk merangsang produksi ASI dalam produk Herba Asimor yang terbuat dari daun katuk. Dapat pula meningkatkan ekspresi gen prolaktin dan oksitosin," katanya.

Sementara, daun torbangun dapat meningkatkan kadar prolaktin, serta meningkatkan aktivitas sel epitel dan metabolisme kelenjar susu, sehingga produksi ASI meningkat 65% tanpa mengubah kualitas gizi
susu," kata Dr Raymond.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Kuliner
20 hari lalu

Deretan Makanan Dikira Sehat Padahal Harus Dihindari

Health
31 hari lalu

Dion Wiyoko Doyan Makan Telur Rebus, Bestie Pak Menkes Nih!

Health
2 bulan lalu

Viral Sarapan Kukusan, Menkes Sebut FOMO yang Positif!

Health
3 bulan lalu

Ciri-Ciri Makanan Tidak Layak Konsumsi, Bukan cuma Bau Basi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal