Perbedaan Green Tea dan Matcha yang Serupa Tapi Tak sama

Komaruddin Bagja
Perbedaan Green Tea dan Matcha yang Serupa Tapi Tak sama (Ilustrasi:AI)

JAKARTA, iNews.id - Perbedaan green tea dan matcha sering kali membingungkan, padahal keduanya sama-sama populer di kalangan pencinta minuman sehat. Meskipun berasal dari tanaman yang sama, cara pengolahan dan konsumsinya menghasilkan karakter unik masing-masing.

Lantas, apa saja perbedaan green tea dan matcha? Simak penjelasan berikut ini.

Perbedaan Green Tea dan Matcha

Asal Usul dan Proses Produksi

Keduanya dibuat dari daun tanaman Camellia sinensis, tetapi petani Jepang memiliki trik khusus untuk matcha. Daun tencha sebagai bahan baku matcha ditumbuhkan di tempat teduh selama 3–4 minggu sebelum panen. Hal ini membuat daunnya kaya klorofil dan asam amino, sehingga warnanya hijau cerah.

Setelah dipetik, daun dikeringkan, lalu digiling menjadi bubuk halus menggunakan batu granit tradisional. Proses ini memerlukan waktu berjam-jam agar teksturnya lembut seperti bedak.

Green tea biasa memiliki proses berbeda. Daunnya dipanen dari sinar matahari langsung, kemudian diproses secara cepat: dipanaskan untuk menonaktifkan enzim, digulung, dan dikeringkan.

Hasilnya adalah daun utuh atau bentuk longgar yang siap diseduh. Tidak ada penggilingan, sehingga produksi green tea lebih sederhana dan murah. Bayangkan saja, matcha seperti versi premium yang dirawat secara ekstra dari lahan hingga menjadi bubuk.

Bentuk Fisik dan Cara Penyajian

Green tea biasanya berbentuk daun kering atau kantong celup, diseduh dengan air panas 70–80 °C selama 1–3 menit.

Daunnya dibuang setelahnya, sehingga tinggal dinikmati cairannya yang bening keemasan. Praktis untuk segelas cepat di pagi hari.

Matcha justru sangat berbeda. Bubuknya dicampur langsung ke air panas menggunakan chasen (alat pengocok bambu) hingga berbusa.

Seluruh bubuk diminum, termasuk serat daunnya. Hal ini membuat matcha memiliki tekstur kental seperti smoothie ringan.

Di Jepang, upacara teh matcha menggunakan mangkuk khusus, tetapi di rumah bisa menggunakan shaker biasa. Perbedaan ini saja sudah membuat pengalaman minumnya kontras.

Rasa, Aroma, dan Tekstur

Coba tutup mata dan bayangkan: green tea memiliki rasa ringan dan segar seperti rumput basah setelah hujan, dengan sentuhan manis alami serta sedikit sepat di akhir. Aromanya lembut, cocok untuk pecinta minuman ringan yang tidak mengganggu lidah.

Matcha lebih berani. Rasanya umami kuat, campuran manis, pahit halus, dan earthy seperti sayur segar.

Tekstur creamy dari bubuknya membuat mulut terasa penuh. Aromanya intens, terutama jika grade seremonial. Jika baru mencoba matcha, mungkin terkejut pada awalnya, tetapi lama-kelamaan akan ketagihan karena kompleksitasnya.

Kandungan Nutrisi dan Antioksidan

Ini merupakan poin krusial dari perbedaan green tea dan matcha. Keduanya kaya EGCG (epigallocatechin gallate), jenis katekin antioksidan super yang melawan radikal bebas.

Namun, matcha unggul karena seluruh daunnya dikonsumsi, sehingga nutrisinya terserap hampir 100%. Penelitian di Journal of Food Science menunjukkan matcha memiliki 137 kali lebih banyak antioksidan daripada green tea biasa per gram.

Matcha juga tinggi L-theanine, asam amino yang membuat rileks sekaligus fokus—kombinasi sempurna dengan kafeinnya (sekitar 70 mg per cangkir dibandingkan 30–50 mg di green tea).

Klorofilnya membantu detoks hati, sementara seratnya mendukung pencernaan. Green tea tetap baik untuk metabolisme dan jantung, tetapi dosis nutrisinya lebih rendah karena daun dibuang.

Studi dari PMC (PubMed Central) membandingkan komposisi kimia: kafein matcha mencapai 18,9–44,4 mg/g, lebih tinggi daripada green tea 11,3–24,67 mg/g. Ini membuat energi matcha lebih stabil tanpa jittery.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Kuliner
11 hari lalu

Singapura Bersedih, Rumah Makan Nasi Padang Tertua Tutup setelah 78 Tahun Beroperasi

Kuliner
15 hari lalu

Benarkah Matcha Bisa Gantikan Kopi? Ini Faktanya

Kuliner
21 hari lalu

Yummy! Aura Kasih Ternyata Doyan Jajan Pinggir Jalan

Kuliner
2 bulan lalu

Matcha Bukan Sekadar Minuman, Ternyata Simbol Perdamaian

Megapolitan
2 bulan lalu

Situasi Terkini Area Kuliner di Kalibata usai Dibakar Buntut 2 Matel Tewas Dikeroyok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal