Perbedaan Green Tea dan Matcha yang Serupa Tapi Tak sama

Komaruddin Bagja
Perbedaan Green Tea dan Matcha yang Serupa Tapi Tak sama (Ilustrasi:AI)

Manfaat Kesehatan Berdasarkan Penelitian

Green tea terkenal menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung berkat polifenolnya.

Meta-analisis di American Journal of Clinical Nutrition menyatakan konsumsi rutin dapat menurunkan LDL kolesterol 5–10 mg/dL.

Matcha lebih superior. Penelitian di ScienceDirect (2025) menunjukkan matcha membantu mengendalikan obesitas dan diabetes melalui efek metabolisme yang lebih baik. L-theanine-nya mengurangi stres serta meningkatkan kognisi cocok untuk pekerja kantor atau belajar. 

Satu studi ResearchGate menyebutkan matcha ceremonial dengan klorofil dan kafeinnya mendukung sifat kuliner sehat tanpa mengubah rasa secara ekstrem.

Mana yang dipilih? Jika ingin ringan harian, green tea. Untuk dorongan nutrisi maksimal, matcha. Namun, hati-hati karena matcha bisa terlalu kuat untuk perut sensitif.

Harga, Kualitas, dan Perbandingan Utama

Matcha asli Jepang (Uji atau Nishio) harganya mahal, Rp200.000–1 juta per 30 gram, karena proses manual. Green tea lokal atau China hanya Rp20.000–50.000 per 100 gram. 

Perbedaan green tea dan matcha terlihat dari bentuknya yang kontras. Green tea berupa daun kering atau celup siap seduh, sementara matcha adalah bubuk halus seperti tepung hijau cerah. Rasa green tea ringan dan segar seperti rumput basah dengan sentuhan manis alami, sedangkan matcha memiliki profil umami kuat yang pahit-manis serta earthy dengan tekstur creamy. 

Kandungan kafein green tea sekitar 30–50 mg per cangkir, lebih rendah dibandingkan matcha yang mencapai 70 mg per cangkir untuk energi stabil.  Antioksidan EGCG di matcha 137 kali lebih tinggi per gram daripada green tea karena seluruh daunnya diminum. 

Harga green tea jauh lebih murah (Rp20.000–50.000 per 100 gram), sementara matcha premium Jepang bisa Rp200.000–1 juta per 30 gram.  Cara penyajiannya pun berbeda, green tea diseduh lalu daun dibuang, tapi matcha dikocok langsung dengan air panas hingga berbusa.

Tips Membeli Matcha

Matcha berkualitas memiliki warna hijau terang, bukan kuning pucat (tanda tua). Green tea pilih yang daunnya utuh dengan aroma segar. Simpan keduanya di tempat gelap dan dingin agar antioksidan tetap awet.

Efek Samping 

Keduanya aman, tetapi kafein matcha bisa menyebabkan insomnia jika berlebihan. Green tea lebih aman untuk anak-anak atau ibu hamil. Matcha cocok untuk atlet atau mereka yang membutuhkan fokus panjang.

Perbedaan green tea dan matcha terletak pada proses, rasa, dan nutrisi. Matcha unggul dalam konsentrasi, green tea dalam kemudahan. Pilih sesuai gaya hidupmu, dan nikmati manfaatnya secara rutin. Mana yang kamu pilih matcha atau green tea?

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Kuliner
11 hari lalu

Singapura Bersedih, Rumah Makan Nasi Padang Tertua Tutup setelah 78 Tahun Beroperasi

Kuliner
15 hari lalu

Benarkah Matcha Bisa Gantikan Kopi? Ini Faktanya

Kuliner
21 hari lalu

Yummy! Aura Kasih Ternyata Doyan Jajan Pinggir Jalan

Kuliner
2 bulan lalu

Matcha Bukan Sekadar Minuman, Ternyata Simbol Perdamaian

Megapolitan
2 bulan lalu

Situasi Terkini Area Kuliner di Kalibata usai Dibakar Buntut 2 Matel Tewas Dikeroyok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal