Penjurian dari setiap peserta
Yang pertama kali dipanggil oleh juri untuk mempresentasikan makanannya adalah peserta cantik asal Surabaya yakni Olivia. Dia memasak Pan Seared Salmon with Lemon Butter Sauce. Secara umum, komentar juri terhadap masakannya cukup positif.
Selanjutnya ada Brian yang diminta untuk maju dan menghidangkan Tuna Tataki Rice. Namun sayang hidangan Brian tersebut tampaknya tidak cukup memuaskan para juri.
Setelah Brian, tiba giliran Dani untuk menghadap ketiga juri. Dani memasak menu omelette mushroom potato. Saat penjurian, menu omlet yang biasanya dihidangkan sebagai menu breakfast atau sarapan tersebut menuai banyak kritik dari ketiga juri. Bahkan Chef Renatta sampai tidak habis pikir dengan Dani.
“Saya tidak masalah dengan omelette. Saya sangat suka hidangan breakfast, apalagi yang done well. Saya di sini cuma, bingung aja dengan efisiensi waktu kamu,” ujar Chef Renatta saat penjurian.
Bukan hanya Dani yang bermasalah dengan masakannya. Wita, peserta asal Bandung yang membuat menu ayam goreng tepung bumbu merah juga menerima kritik habis-habisan dari ketiga juri. Bahkan, Chef Arnold tampak meluapkan kekecewaannya pada masakan Wita.
“Ini seperti makanan anak kecil," ujar Chef Arnold ketus.
Putri dan Yogi juga bukannya tanpa masalah sama sekali. Yogi yang memasak tenderloin steak with taliwang harus menerima kritik dari juri yang menyatakan, sambal taliwangnya gagal dan dinilai kacau.
Sementara, untuk Putri, hidangan ayam balado nasi mentega miliknya memang diakui oleh ketiga juri memiliki rasa yang bagus bahkan lezat. Namun, ayam yang dia sajikan masih undercook alias belum matang! Tentu hal tersebut menjadi masalah besar dalam kompetisi memasak.