Dengan jumlah tersebut, seluruh bagian kue harus dibuat secara perlahan sebelum akhirnya disusun menjadi satu kesatuan kue batik berukuran raksasa.
Tak hanya menguras waktu dan tenaga, proyek kuliner tersebut juga membutuhkan biaya yang cukup besar. Tasyi menyebut pembuatan kue batik raksasa itu menghabiskan biaya sekitar Rp35 juta.
Meski membutuhkan waktu hingga puluhan jam dan biaya yang tidak sedikit, usaha tersebut terbayar setelah kue berhasil diselesaikan. Menariknya, kue batik raksasa itu tidak hanya dibuat untuk dipamerkan.
Setelah rampung, kue tersebut kemudian dibagikan kepada ribuan orang. Aksi ini membuat kreasi Tasyi tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi bentuk berbagi dengan masyarakat di momen kemerdekaan.
Dengan ukuran mencapai belasan meter, waktu pengerjaan hingga 55 jam, serta biaya sekitar Rp35 juta, kue batik tersebut menjadi salah satu kreasi kuliner yang mencuri perhatian dalam perayaan kemerdekaan tahun ini.