1 Jam Sebelum Lion Air Jatuh, Deryl Kirim Foto Selfie di Pesawat

Ihya' Ulumuddin · Senin, 29 Oktober 2018 - 21:15 WIB
1 Jam Sebelum Lion Air Jatuh, Deryl Kirim Foto Selfie di Pesawat

Deryl Fida Febrianto, satu dari 181 korban pesawat Lion Air sempat selfie dan kirim foto ke istrinya di Surabaya. (Foto: iNews.id/Sony Hermawan)

SURABAYA, iNews.id – Deryl Fida Febrianto (22) satu dari 181 korban pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat sempat foto selfie di dalam pesawat.

Warga Surabaya, Jawa Timur, yang baru dua pekan menikah itu juga mengirim foto-foto selfie-nya di pesawat ke istri tercintanya, Lutfiani Eka Putri (22).

Bahkan, sesaat sebelum pesawat tinggal landas, Deryl juga sempat menelepon istrinya. "Saya terakhir kontak pukul 06.16 pagi tadi. Setelah itu HP-nya sudah tidak bisa saya hubungi," ujar Lutfiani sambil mengusap air mata ditemui di rumah orang tuanya Jalan Simo Pomahan Baru Nomor 67 Sukomanunggal, Surabaya, Jatim, Senin (29/10/2018).

Berdasarkan keterangan manajemen Lion Air, warga Simo Pomahan Simomulyo, Sukomanunggal ini masuk dalam manifest pesawat yang bertolak dari Jakarta menuju Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Kabar tentang Deryl ini dibenarkan istrinya, Lutfiani Eka Putri. Dia mengaku suaminya berangkat ke Pangkalpinang untuk bekerja di sebuah perusahaan pelayaran yang kapalnya sandar di Pangkalpinang.

"Suami saya berangkat ke Jakarta pada Rabu, 17 Oktober 2018 lalu", kata Lutfiani ditemu dirumahnya Jalan Simo Pomahan Baru No. 67 Sukomanungal, Surabaya, Senin sore.

Lutfiani mengaku langsung shock begitu mendapat telepon dari ayah mertuanya. Dalam telepon itu, dia dikabari bahwa ada kecelakaan peswat yang menuju Pangkalpinang. "Saya ke Juanda dan memastikan ke pihak Lion. Ternyata suami saya salah satu penumpang pesawat itu," katanya sambil terisak.

BACA JUGA:

Pengantin Baru Korban Lion Air JT 610 Sempat Telepon Ibunya di Bandara

Baru Menikah, Lutfiani Shock Dengar Suami Jadi Korban Lion Air JT 610

Bagi Lutfiani, kabar ini tentu menjadi menjadi pukulan berat. Apalagi baru dua minggu lalu, dia dan Deryl melangsungkan pernikahan. "Baru dua minggu kami menikah. Dan sekarang harus mendengar kabar seperti ini," katanya seolah tidak percaya.



Lutfiani masih berharap yang terbaik untuk suaminya dan bisa ditemukan dengan kondisi selamat. Rencananya, keluarga Deryl akan berangkat ke Posko Crisis Center yang didirikan oleh tim Basarnas di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Pesawat Lion Air JT-610 lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, sekitar pukul 06.20 WIB, menuju Pangkalpinang, Bangka Belitung. Sekitar 13 menit kemudian, pesawat hilang kontak di perairan Karawang, Jawa Barat.

Pesawat mengangkut total 189 orang. Terdiri atas 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak, dua bayi. Dua awak kokpit dan enam pramugari juga berada di dalam pesawat tersebut.


Editor : Kastolani Marzuki