9.761 Pasukan Siaga Penuh untuk Pengamanan Mudik Lebaran 2019 di Jatim

Ihya' Ulumuddin ยท Selasa, 28 Mei 2019 - 13:37 WIB
9.761 Pasukan Siaga Penuh untuk Pengamanan Mudik Lebaran 2019 di Jatim

Suasana gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019 di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (28/5/2019). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Sebanyak 9.761 personel gabungan disiagakan untuk pengamanan arus mudik Lebaran 2019. Pengamanan dengan sandi Ketupat Semeru 2019 ini akan berlangsung selama 13 hari mulai Rabu (29/5/2019) sampai Senin (10/6/2019).

“Seluruh personel gabungan ini akan membantu masyararakat selama Lebaran, terutama saat arus mudik dan balik. Mereka juga akan bekerja ekstra untuk menjaga situasi aman selama perayaan Idul Fitri,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan seusai apel pasukan, Selasa (28/5/2019).

Khusus arus mudik, Luki memprediksi, tahun ini bakal lebih mudah dan lancar. Pasalnya, ruas jalan tol sudah beroperasi, sehingga bisa menjadi pilihan bagi pemudik. “Tahun ini sudah banyak tol yang sudah dibuka, Insya Allah mungkin akan lebih mudah dan lebih lancar,” katanya.

BACA JUGA:

Lebaran 2019, Jateng Diprediksi Dijejali 8,9 Juta Pemudik

Apel Pasukan Siaga Lebaran 2019, Basarnas Yogyakarta Siagakan 70 Personel

Meski begitu, pihaknya tetap memberi perhatian khusus untuk titik-titik rawan kemacetan di Jatim. Beberapa di antaranya arteri perlintasan Mintil, di wilayah Mengkreng, Nganjuk. Kemudian, Simpang Karanglo, Waru Gunung Sidoarjo dan Bandargedung Mulyo dan Kabupaten Jombang.

“Lima titik macet itu harus diwaspadai. Terutama pada saat puncak mudik maupun balik,” katanya.

Sementara itu, untuk membantu kenyamanan masyarakat selama mudik dan balik Lebaran, Polda Jatim telah menyiapkan 319 pos pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah Jatim.

Di luar itu, Polda Jatim juga akan meningkatkan kewaspadaan di daerah rawan kriminalitas. Di antaranya kawasan wisata, pusat perbelanjaan serta rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya untuk mudik.

“Maka, masyarakat harus waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di rumah serta menambah keamanan,” kata Kapolda.


Editor : Maria Christina