Kronologi Baku Tembak di Nduga Papua, 25 Prajurit TNI Diserang 70 KKB

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 07 Maret 2019 - 20:48 WIB
Kronologi Baku Tembak di Nduga Papua, 25 Prajurit TNI Diserang 70 KKB

Tiga prajurit TNI gugur dalam baku tembak dengan KKB di Nduga, Papua, Kamis (7/3/2019). (Foto: ilustrasi/dok).

JAKARTA, iNews.id – Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala gugur dalam baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (7/3/2019). Pelaku penembakan diduga kuat anak buah Egianus Kogoya.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis pagi pukul 08.00 WIT. Anggota TNI berjumlah 25 orang tiba-tiba diserang oleh KKB yang diperkirakan berjumlah 50-70 orang.

"Pasukan TNI mendapat serangan mendadak. Mereka bersenjata campuran, baik senjata standar militer maupun senjata tradisional seperti panah dan tombak," kata Aidil, Kamis (7/3/2019).

Dia menjelaskan, pasukan TNI tersebut sedang melaksanakan pengamanan dalam rangka proses pergeseran pasukan TNI yang akan melaksanakan pengamanan dan pembangunan infrastruktur Trans-Papua, seksi Wamena-Mumugu.

BACA JUGA: Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Baku Tembak dengan KKB di Nduga Papua

Atas serangan itu, pasukan TNI memberikan perlawanan sehingga berhasil menguasai keadaan. Prajurit TNI berhasil memukul mundur kelompok KKB hingga mereka menghilang ke hutan belantara.

Tiga prajurit gugur dalam baku tembak ini. Mereka, yakni Serda Mirwariyadin asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Serda Yusdin asal Palopo, Sulawesi Selatan dan Serda Siswanto Bayu Aji asal Grobogan, Jawa Tengah.

Namun, prajurit TNI berhasil merampas lima pucuk senjata dari KKB. ”Ditemukan satu orang mayat yang identitasnya dalam penyelidikan. Selain itu, 7-10 orang anggota KKB juga tewas, namun mayatnya berhasil dibawa kabur oleh teman-temannya,” kata dia.

Pada pukul 15.00 WIT, dua unit helikopter jenis Bell tiba dari Timika datang untuk melaksankan evakuasi korban prajurit yang gugur. Namun sebelum mendarat, heli tersebut Kembali mendapatkan serangan dari KKB.

”Pasukan TNI membalas tembakan sehingga heli berhasil mendarat dan proses evakuasi dapat dilaksanakan dalam keadaan aman,” ujarnya.


Editor : Zen Teguh