Guru Demo, Murid SD di Pekanbaru Pulang Lebih Awal
Para guru berstatus PNS itu memprotes kebijakan Wali Kota Pekanbaru yang menghapus tunjangan profesi tambahan penghasilan pegawai (TPP) mereka pada tahun ini.
Padahal, sebelumnya para guru rata-rata menerima Rp1,5 juta dana tunjangan, yang dibayarkan pemerintah setempat setiap tiga bulan sekali.
Pada Kamis (21/3/2019) pekan lalu, guru-guru tersebut bahkan membawa sebuah keranda saat berunjuk rasa. Keranda yang dibalut kain kafan itu sebagai simbol matinya hati nurani Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT yang telah mengeluarkan kebijakan sepihak menghapus TPP.
Keranda bertuliskan "matinya hati nurani pejabat Walikota" tersebut digotong para pahlawan tanda jasa itu dan diletakkan persis di halaman kantor Walikota Pekanbaru.
Hingga siang ini guru-guru masih berdemonstrasi dan menuntuk agar Wali Kota Pekanbaru Firdaus mau menemui mereka.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal