Kemenag Gratiskan Pengurusan Buku Nikah Bagi Korban Gempa di Palu
PALU, iNews.id – Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Sulawesi Tengah, tidak mengenakan biaya pencetakan kembali buku nikah bagi korban gempa, likuifaksi dan tsunami di daerah tersebut.
"Tidak ada biaya pencetakan kembali buku nikah, semuanya gratis," kata Kepala Kantor Kemenag Kota Palu, Ma'sum Rumi, saat ditanyai ihwal pelayanan Kemenag Palu terhadap korban pascagempa, tsunami dan likuifaksi yang kehilangan buku nikah.
Pascagempa, tsunami dan likuifaksi yang melanda Kota Palu, Sigi, dan Donggala, banyak warga yang kehilangan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil, termasuk buku nikah.
Di Kelurahan Petobo, sebagai daerah terdampak gempa dan likuifaksi misalnya, banyak rumah-rumah warga beserta dokumen penting lainnya ikut tersapu lumpur.
Kondisi itu tidak berbeda jauh dengan permukiman warga terdampak likuifaksi di Kelurahan Balaroa, serta permukiman warga yang terdampak tsunami.