13 Investor Tertarik Proyek KPBU Kereta Api Makassar Pare-Pare

Ade Miranti Karunia Sari ยท Selasa, 03 April 2018 - 22:14 WIB
13 Investor Tertarik Proyek KPBU Kereta Api Makassar Pare-Pare

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo (Foto: BKIP Kemenhub)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sedang mengebut tiga proyek infrastruktur kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Proyek tersebu adalah kereta api Makassar Pare-Pare, Bandara Labuan Bajo, dan Terminal Poris Plawad.

Sekretaris Jenderal Kemenhub Sugihardjo mengatakan, dari tiga proyek yang bakal digeber, ada satu yang menarik minat para investor, yaitu proyek kereta api (KA) di Makassar Pare-Pare.

"Ternyata proyek Makassar Pare-Pare peminatnya banyak. Agak surprise juga, kalau enggak salah ada 11 atau 13 yang tertarik investasi. Asing ada, terus ada empat BUMS (Badan Usaha Milik Swasta) itu banyak yang tertarik," ujar Sekretaris Jenderal Kemenhub, Sugihardjo, di Kantor Kemenhub, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Proyek KA Makassar Pare-Pare itu telah melalui banyak proses dan dibantu oleh Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) agar pembangunan infrastruktur strategis tersebut menjadi layak jual di mata para investor.

"Untuk bisa membuat dokumen agar proyek kerja sama ini layak jual, itu untuk Makassar Pare-Pare kita dibantu oleh PII dalam membuat outline, business. Dari OBC sudah dibuat, kemudian kita minta masukkan dalam dialog publik, kita uji publik. Dan juga market sounding atau tes pasar," tuturnya.

Sugihardjo kembali mengatakan, ketiga proyek yang merupakan wujud nawacita Presiden Joko Widodo akan selesai pada tahun ini. Sedangkan, proyek Bandara Labuan Bajo masih dalam proses pelelangan yang diprediksikan akan selesai November mendatang.

"Proyek Labuan Bajo, saat ini prosesnya menuju proses lelang untuk OBC dan EBC yang akan dilakukan bersamaan. Jadi, Makassar Pare-Pare, dan Labuan Bajo target closingnya tahun ini," katanya.

Kemenhub memastikan, awal tahun depan ketiga proyek bisa dilaksanakan pembangunannya. "Makassar Pare-Pare, Labuan Bajo jadi percontohan," ucap Sugihardjo.

Selain itu, dia mengungkapkan jika beberapa pelabuhan dan bandara yang sudah beroperasional masih di kelola Kemenhub, akan ditawarkan ke BUMN atau swasta. Dengan  begitu sumber daya manusia (SDM) Kemenhub dapat dialihkan ke tempat lain.

"Anggaran untuk pemeliharaan dan pembangunannya dapat dialihkan ke tempat lain, sekitar Rp8 triliun lebih manfaatnya. Nanti kerjasama dengen kemenkeu untuk tarifnya,” katanya.

Editor : Ranto Rajagukguk