2017, Bank CIMB Niaga Cetak Laba Rp3 Triliun, Naik 43 Persen
"Jumlah kredit bruto yang disalurkan tumbuh 2,8 persen (yoy) mencapai Rp185,1 triliun per 31 Desember 2017. Dari total penyaluran kredit tersebut, kredit konsumer tercatat sebesar Rp48,6 triliun, dan kredit usaha mikro, kecil, dan menengah mencapai Rp35, triliun," katanya.
Dari portofolio kredit itu, kredit segmen menengah ke atas (wholesale banking) menyumbang porsi terbesar dari kredit yang disalurkan dengan rincian kredit korporasi Rp69,6 triliun dan kredit komersial Rp31,9 triliun.
"Selain itu, strategi yang kami ambil, yakni fokus pada kredit pemilikan rumah (KPR) maupun sektor UKM terus menampakkan hasil, dengan angka pertumbuhan masing-masing 12 persen dan 10,7 persen Adapun kredit korporasi tumbuh 7,7 persen," kata Tigor.
Total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp189,3 triliun per 31 Desember 2017, didorong oleh pertumbuhan dana murah sebesar 8,4 persen sekaligus menghasilkan kenaikan rasio CASA (current account, saving account) CIMB Niaga menjadi 52,6 persen.
Di segmen perbankan syariah, total pembiayaan Unit Usaha Syariah CIMB Niaga mencapai Rp16,7 triliun atau naik 63,5 persen dengan DPK sebesar Rp19,9 triliun atau naik 87,3 persen. Bisnis syariah berkontribusi sebesar 8,7 persen terhadap total pembiayaan CIMB Niaga, meningkat dari 5,6 persen pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) CIMB Niaga tercatat sebesar 18,6 persen per 31 Desember 2017, meningkat 64 basis poin dibandingkan 2016.
Editor: Rahmat Fiansyah