Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Bertolak ke Swiss usai Rampungkan Lawatan di Inggris, bakal Hadiri WEF 2026
Advertisement . Scroll to see content

5 Bos Paling Baik Hati, Pangkas Gaji Sendiri hingga Beri Ribuan Mobil

Sabtu, 22 Desember 2018 - 21:06:00 WIB
5 Bos Paling Baik Hati, Pangkas Gaji Sendiri hingga Beri Ribuan Mobil
CEO Gravity Payments, Dan Price. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tidak semua bos itu galak dan pelit. Ada juga bos yang baik dan murah hati.

Di Amerika Serikat (AS), tepatnya di Michigan ada bos yang memberikan kejutan natal dengan memberikan bonus antara Rp300 juta hingga Rp900 juta, tergantung masa kerjanya.

Ide tersebut muncul dari pikiran Lee Schoenherr, pemilik FloraCraft. Saat diumumkan, sekitar 200 karyawan bersorak dan bertepuk tangan. Ada pula yang terharu hingga menitikkan air mata.

Schoenherr bukan satu-satunya bos yang baik hati. Ada Schoenherr-Schoenherr lain di AS dan belahan dunia lain. Berikut 5 bos baik hati yang dirangkum iNews.id:

1. Dan Price, Gravity Payments

Nama Price mulai terkenal saat membuat gebrakan di Seattle, Amerika. Perusahaannnya, Gravity Payments menaikkan upah minimum karyawan menjadi 70.000 dolar AS setahun atau setara Rp80 juta per bulan. Angka ini jauh di atas rata-rata gaji pekerja AS.

Untuk menaikkan upah minimum karyawannya, Price rela memangkas 90 persen kompensasinya yang mencapai 1,1 juta dolar AS. Pria yang lahir Mei 1984 itu ingin karyawannya hidup sejahtera dan produktivitasnya meningkat. Ingin membalas budi kebaikan bosnya, karyawan Gravity Payment menghadiahinya mobil.

Sejak aksinya itu namanya terkenal. Dia mengkritisi gaji CEO-CEO Amerika yang sangat timpang, termasuk Jeff Bezos orang paling tajir di dunia yang perusahaannya, Amazon berkantor di kota yang sama dengan Price.

2. Li Jinyuan, Tiens Group

Bos perusahaan multi nasional Tiens Group asal China Li Jinyuan, bisa dikatakan sebagai bos idaman bagi para karyawan. Hal ini lantaran sifat dermawan kepada karyawan yang dimilikinya.

Pasalnya, pada 2015 Li Jinyuan mengajak liburan 6.400 karyawannya ke Prancis, sebagai perayaan ulang tahun perusahaan yang ke-20. Tidak tanggung-tanggung, liburan ini menghabiskan sekitar 24 juta pounds atau sekitar Rp442 miliar. 'Crazy Rich Asian' ini juga memesan 4.760 kamar hotel bintang lima di Monaco dan Cannes.

Liburan ini juga kemudian menjadi semakin spesial, ketika 6.400 karyawan membentuk barisan bertuliskan “Tiens’ dream is Nice in the Côte d’Azur,” , yang kemudian diberikan penghargaan rekor dunia "bentuk tulisan dengan barisan manusia terpanjang", oleh Guinness World Records.

3. Li Huisen, Infitus

Crazy Rich Asian asal China lainnya Li Huisen juga tidak mau kalah dengan saingan bisnisnya. Bos perusahaan kesehatan herbal asal China Infitus ini, mengajak liburan 12.700 karyawannya secara cuma-cuma.

Li Huisen mengajak puluhan ribu karyawannya untuk menikmati liburan mewah ke Thailand. Dana yang dikeluarkan pun sangat besar, yaitu sebesar 11 juta punds, atau sekitar Rp202 miliar.

Dengan biaya besar tersebut, Li Huisen kemudian memesan kamar hotel berbintang lima di Bangkok dan Pattaya. Liburan ini berlangsung selama dua pekan.

4. Helen Bilton, The Group Company

Pada 2016 silam, sebuah perusahaan asal Inggris The Group Company berulang tahun yang ke-10. Sang CEO, Helen Bilton mempunyai ide untuk mengajak 32 karyawannya untuk berlibur.

Awalnya, dia ingin mengajak ke Flamingo Land, taman hiburan yang ada di North Yorkshire, Inggris. Saat mengetahui taman tersebut ditutup, dia kemudian mengumumkan hal yang mengejutkan: berlibur ke Barbados, Kepulauan Karibia. "Mereka tidak percaya. Mereka pikir saya bercanda," kata Bilton.

Seluruh karyawannya menginap di hotel bintang lima. Akomodasi dan biaya perjalanan ditanggung oleh perusahaan sepenuhnya.

5. Savjibhai Dholakia, Hari Khrisna Exports

Savjibhai adalah pengusaha berlian asal India yang lahir pada 12 April 1962. Meski tidak masuk dalam daftar orang terkaya di India, nama Savjibhai terkenal setelah memberi bonus fantastis kepada karyawan saat Hari Diwali.

Pria Gujarat itu bertekad membuat seluruh karyawannya hidup bahagia. Dia membeli 1.200 mobil untuk setiap karyawan. Sadar masih ada 200 anak buahnya yang mengontrak, rumah, dia memberikan mereka apartemen sebagai bonus tambahan.

Namun, Savjibhai menemukan ada 500 karyawannya yang sudah memiliki mobil dan rumah. Sebagai gantinya, dia menghadiahi istri dari karyawannya berlian senilai hampir Rp100 juta.

Kemurahan hati Savjibhai membuat dirinya sempat dituding komunis. Sebagai orang yang tidak menempuh pendidikan formal, dia mengaku tidak memahami ideologi tersebut.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut