Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OJK: Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Melonjak 36,95 Persen Sepanjang 2025
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) 2023, Nomor 2 Jadi Jejak Sejarah

Senin, 16 Oktober 2023 - 15:01:00 WIB
5 Fakta ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) 2023, Nomor 2 Jadi Jejak Sejarah
Pembukaan ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) ke-39 di Bali, Senin (16/10/2023). (Foto: iNews/Dinar Fitra Maghiszha)
Advertisement . Scroll to see content

BALI, iNews.id -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan dan konferensi ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) ke-39 selama 3 hari di Bali, pada 16-18 Oktober 2023.

ACMF merupakan forum tertinggi regulator pasar modal Asia Tenggara di bawah naungan Menteri Keuangan ASEAN. Kegiatan pertama adalah pertemuan rutin ACMF yang dihadiri para regulator pasar modal se-ASEAN, serta mitra kerja ACMF yakni Sekretariat ASEAN, Asian Development Bank (ADB), dan Sustainable Finance Institute Asia (SFIA).

Selanjutnya ACMF International Conference 2023 yang ditujukan untuk meningkatkan awareness publik atas sejumlah inisiatif ACMF dan sebagai platform untuk menunjukkan 'milestone' pencapaian pelaksanaan inisiatif forum ini.

"Konferensi ini akan dihadiri oleh regulator dan pelaku pasar modal dari ASEAN," terang OJK dalam keterangan, Senin (16/10/2023).

Terakhir adalah ACMF-ISSB Technical Training. Ini merupakan kegiatan pengembangan kapasitas bagi regulator dan korporasi di ASEAN dalam penyusunan corporate sustainibility disclosures setelah adanya peluncuran IFRS Sustainability Disclosure Standards.

Berikut 5 fakta kegiatan ACMF 2023 yang dirangkum iNews, Senin (16/10/2023):

1. OJK selaku Ketua ACMF 2023

Kepemimpinan Indonesia dalam forum ACMF tahun ini diwakili oleh OJK selaku regulator Pasar Modal Indonesia. OJK menggantikan posisi Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC) yang memimpin ACMF tahun 2022.

Pada akhir forum tahun ini, estafet keketuaan akan diserahkan kepada Laos, diwakili oleh Lao Securities Commision Office (Lao SCO).

2. ACMF Berusia 19 Tahun

Jejak sejarah pembentukan ACMF dimulai pada 2004 di bawah naungan forum Menteri Keuangan ASEAN. Artinya forum ini telah berusia 19 tahun sejak Indonesia memegang kepemimpinan.

Forum ini bertujuan untuk mengembangkan pasar modal di kawasan ASEAN yang dalam, likuid, dan terintegrasi, dengan fokus pada harmonisasi kerangka pengaturan dalam rangka mencapai integrasi pasar modal.

3. 10 Negara ASEAN Anggota ACMF

Keanggotaan ACMF terdiri dari regulator pasar modal 10 negara Asia Tenggara yakni:

- Brunei Darussalam: Brunei Darusalam Central Bank (BDCB),
- Kamboja: Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC),
- Indonesia: Otoritas Jasa Keuangan (OJK),
- Laos: Lao Securities Commision Office (Lao SCO).
- Vietnam: State Securities Commision of Vietnam (SSC Vietnam)
- Thailand: Securities and Exchange Commision (SEC Thailand)
- Singapura: Monetary Authority of Singapore (MAS)
- Filipina: Securites and Exchange Commision of Philipines (SEC Philippines)
- Myanmar: Securities and Exchange Commision of Myanmar (SEC Myanmar)

4. Kerangka Kerja ACMF

ACMF bekerja untuk melaksanakan sejumlah inisiatif pengembangan pasar modal berkelanjutan. Inisiatif ini tertuang dalam ACMF Action Plan 2021-2025 dan Roadmap for ASEAN Sustainable Capital Markets.

Sejumlah langkah strategis yang bakal dilakukan antara lain mempercepat pemulihan dan pertumbuhan dengan prinsip keberlanjutan, mempromosikan, mempertahankan inklusivitas, dan menjaga-memelihara ketahanan pasar modal.

Action atau initiative plan ini merupakan kerangka kerja ACMF fase kedua setelah yang pertama berlandaskan Action Plan 2016-2020.

5. Capaian dan Inisiatif 2023

Melalui forum di Indonesia, ACMF akan meluncurkan tiga inisiatif terkait pendalaman pasar modal berkelanjutan sebagai pedoman regulator di kawasan Asia Tenggara.

Ketiganya adalah ASEAN Transition Finance Guidance, Handbook for ASEAN CIS-SRF for ASEAN Green Lane, dan revisi atas ASEAN Corporate Governance Scorecard.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut