5 Kesalahan yang Bikin Anak Muda Susah Nabung, Salah Satunya Mudah Tergiur Diskon
JAKARTA, iNews.id - Banyak kesalahan yang bikin anak mudah susah nabung, meskipun sudah memiliki penghasilan. Salah satunya adalah mudah tergiur diskon.
Untuk menghindari kesalahanyang bikin anak muda susah nabung, memang tak mudah. Pasalnya, gaya hidup anak muda saat ini, cenderung hedonis dan mengikuti tren.
Kebanyakan anak muda juga berpikir menabung bukan hal yang mendesak. Padahal, menabung atau mengatur keuangan tidak berarti kalian berhenti bersenang-senang.
Mengatur keuangan berarti Anda lebih bijak dalam mengatur pengeluaran dan tidak memaksakan kehendak untuk membeli ketika memang tidak butuh atau belum ada biayanya.
Berikut kesalahan yang bikin anak muda susah nabung seperti dirangkum iNews.id :
1. Menganggap Menabung adalah Beban
Jangan memiliki pikiran bahwa menabung merupakan beban. Jika merasa demikian, menabung akan terasa berat dan sulit untuk dilakukan. Namun, berpikirlah bahwa menabung merupakan kebutuhan yang harus kamu penuhi. Seperti contoh Jika gaji adalah uang yang bisa memenuhi kebutuhan kamu saat ini, tabungan akan membantu memenuhi kebutuhan di masa yang akan datang. Sadari bahwa menabung adalah hal yang perlu dilakukan agar tujuan finansial kamu di masa depan bisa dipenuhi. Dengan berpikir dan menyadari hal tersebut, kamu tidak akan lagi merasa bahwa menabung adalah sebuah beban. Menabung menjadi kebiasaan yang perlu rutin dilakukan demi kebaikan di masa depan.
2. Belum Memiliki Tujuan Menabung
Belum menetapkan tujuan menabung akan sulit membuat anda temotivasii untuk mengumpulkan uang. Anda perlu menentukan untuk apa uang yang ditabung. Dengan menentukan tujuan, berapa jumlah yang harus dikumpulkan bisa diketahui. Serta, bisa mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan agar tabungan bisa mencapai jumlah yang dibutuhkan.
Dengan menetapkan tujuan menabung bisa menghasilkan waktu yang lebih cepat, jumlah uang yang harus ditabung setiap bulannya harus ditambah.
3. Banyak utang
Tahukah kamu, pengeluaran yang membengkak membuat anak muda menggunakan kartu kredit atau pinjaman untuk memenuhi kebutuhan primer, bahkan kebutuhan sekunder dan tersier. Hal yang menjadi masalah adalah ketika kamu telat membayar utang ini.
Akhirnya, cicilan pun jadi membengkak dan tanpa kamu sadari, utang jadi menumpuk. Jika sudah begini, banyak yang enggan untuk menabung dikarenakan fokus menyelesaikan utang.
4. Mudah Tergiur diskon
Beragam diskon yang ditawarkan oleh pedagang membuat pengeluaran Anda makin bertambah. Sebetulnya diskon atau cashback bisa membantu menekan pengeluaran kamu, asalkan kamu membeli barang-barang yang memang dibutuhkan. Lain lagi kalau kamu sebelumnya tidak tertarik membeli barang tersebut tetapi tergiur diskon. Hindari buyer’s remorse, penyesalan karena membeli barang mahal yang sebetulnya tidak dibutuhkan. Pastikan pengeluaran tidak melebihi anggaran.
5. Tidak Memisahkan Rekening
Kebiasaan anak mudah jarang memisahkan uang tabungan dengan uang untuk keperluan lain. Pasalnya, perlu memisahkan rekening untuk menabung dengan rekening lain yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian. Dengan tidak mencampur rekening, sangat mudah untuk mengetahui secara jelas progres tabungan kamu. Memisahkan rekening juga menghindarkan kamu secara sengaja atau tidak sengaja menggunakan uang tabungan untuk keperluan lain.
Editor: Jeanny Aipassa