5 Perusahaan Asing Kuasai Harta Karun Indonesia, Ada yang Mayoritas Sahamnya Kini Milik RI
JAKARTA, iNews.id - Indonesia memiliki kekayaan alam, termasuk tambang yang melimpah. Hal tersebut yang membuat perusahaan asing mengincarnya.
Banyak perusahaan asing menanamkan investasinya di sektor energi dan mineral tambang, seperti minyak dan gas (migas), batu bara hingga emas di dalam negeri. Bahkan, perusahaan asing ini sudah berinvestasi puluhan di Indonesia.
Dari beberapa perusahaan asing tersebut, ada yang sahamnya tetap milik mereka, namun ada pula yang sebagian atau mayoritas milik Indonesia, seperti PT Freeport Indonesia.
Berikut ini lima perusahaan tambang asing yang menguasai hartu karun Indonesia, dikutip dari berbagai sumber:
Daftar Pulau dengan Harta Karun Emas Terbesar di RI, Ada yang Cadangannya Miliaran Ton
BP merupakan salah satu investor asing terbesar di Indonesia yang beroperasi di Indonesia selama 70 tahun, dengan induk usaha ada di London, Inggris. BP saat ini mengelola proyek LNG Tangguh Train III, yang merupakan salah satu proyek strategis nasional di sektor hulu migas yang diteken Presiden Joko Widodo dalam Peraturan Presiden Nomor 109/2020.
Proyek dengan investasi sebesar 8,9 miliar dolar AS ini diproyeksikan dapat menghasilkan gas sebanyak 700 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), serta 3.000 barel minyak per hari.
IKN Nusantara Miliki Harta Karun Melimpah, Apa Saja?
Chevron Pacific Indonesia merupakan anak usaha Chevron, perusahaan migas asal Amerika Serikat (AS). Produksi minyak Chevron pada 2012 sekitar 35 persen dari total produksi minyak di Indonesia.