Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia
Advertisement . Scroll to see content

5 Perusahaan Asing Kuasai Harta Karun Indonesia, Ada yang Mayoritas Sahamnya Kini Milik RI

Kamis, 26 Mei 2022 - 21:00:00 WIB
5 Perusahaan Asing Kuasai Harta Karun Indonesia, Ada yang Mayoritas Sahamnya Kini Milik RI
5 perusahaan asing kuasai harta karun Indonesia, ada yang mayoritas sahamnya kini milik RI
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Indonesia memiliki kekayaan alam, termasuk tambang yang melimpah. Hal tersebut yang membuat perusahaan asing mengincarnya.

Banyak perusahaan asing menanamkan investasinya di sektor energi dan mineral tambang, seperti minyak dan gas (migas), batu bara hingga emas di dalam negeri. Bahkan, perusahaan asing ini sudah berinvestasi puluhan di Indonesia. 

Dari beberapa perusahaan asing tersebut, ada yang sahamnya tetap milik mereka, namun ada pula yang sebagian atau mayoritas milik Indonesia, seperti PT Freeport Indonesia

Berikut ini lima perusahaan tambang asing yang menguasai hartu karun Indonesia, dikutip dari berbagai sumber:

1. BP 

BP merupakan salah satu investor asing terbesar di Indonesia yang beroperasi di Indonesia selama 70 tahun, dengan induk usaha ada di London, Inggris. BP saat ini mengelola proyek LNG Tangguh Train III, yang merupakan salah satu proyek strategis nasional di sektor hulu migas yang diteken Presiden Joko Widodo dalam Peraturan Presiden Nomor 109/2020.

Proyek dengan investasi sebesar 8,9 miliar dolar AS ini diproyeksikan dapat menghasilkan gas sebanyak 700 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), serta 3.000 barel minyak per hari. 

2. Chevron Pacific Indonesia 

Chevron Pacific Indonesia merupakan anak usaha Chevron, perusahaan migas asal Amerika Serikat (AS). Produksi minyak Chevron pada 2012 sekitar 35 persen dari total produksi minyak di Indonesia. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut