Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rizky Billar Marah Besar usai Dituding Numpang Hidup ke Lesti Kejora, Bongkar Harta Kekayaan!
Advertisement . Scroll to see content

7 Miliarder Paling Dermawan di Asia, Siapa Saja?

Minggu, 11 Desember 2022 - 10:20:00 WIB
7 Miliarder Paling Dermawan di Asia, Siapa Saja?
Gautam Adani masuk ke daftar miliarder dermawan di Asia yang rajin menyumbangkan harta kekayaannya untuk kegiatan amal menurut Forbes. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Berikut daftar 7 miliarder paling dermawan di Asia menurut Forbes

1. Gautam Adani

Orang terkaya India, Gautam Adani menjanjikan akan menyumbangkan 7,7 miliar dolar AS ketika dia merayakan ulang tahun ke-60 pada Juni lalu. Ini menjadikannya salah satu miliarder paling dermawan di India. Adapun sumbangannya itu akan digunakan untuk perawatan kesehatan, pendidikan, dan pengembangan keterampilan.

“Pada tingkat yang sangat mendasar, program yang terkait dengan ketiga bidang ini harus dilihat secara holistik dan secara kolektif membentuk pendorong untuk membangun India yang adil dan siap menghadapi masa depan,” ujar Adani. 

Uang tersebut akan disalurkan melalui Yayasan keluarga Adani. Yayasan Adani yang didirikan pada tahun 1996, sejak awal dipelopori oleh istrinya, Priti Adani. Yayasan tersebut setiap tahun membantu hampir 3,7 juta orang di seluruh India.

2. Melanie Perkins dan Cliff Obrecht

Pendiri Canva, Melanie Perkin dan Cliff Obrecht bergabung dengan miliarder dermawan lain saat menandatangani Giving Pledge, yang berjanji untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaan mereka seumur hidup. Pasangan itu memberikan sebagian besar saham Canva mereka (30 persen dari total 31 persen saham mereka) untuk sumbangan melalui badan amal perusahaan, Canva Foundation.

Sejauh ini, Canva telah memberikan dukungan Covid-19 di India, dana respons kemanusiaan di Ukraina, dan berkontribusi pada proyek senilai 10 juta dolar AS di Malawi yang memberikan uang langsung kepada orang yang hidup dalam kemiskinan ekstrem. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut