8 Strategi Pemerintah Genjot Ekspor di Tengah Pandemi Covid-19

Taufik Fajar · Selasa, 06 Oktober 2020 - 22:55:00 WIB
8 Strategi Pemerintah Genjot Ekspor di Tengah Pandemi Covid-19
Mendag Agus Suparmanto mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan delapan strategi untuk meningkatkan kinerja ekspor di tengah pandemi Covid-19.  (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengungakapkan pemerintah telah memiliki delapan strategi untuk meningkatkan kinerja ekspor di tengah pandemi Covid-19. Apa saja itu?

"Pertama, fokus pada produk ekspor negara yang akan dituju. Kedua, relaksasi kebijakan ekspor dan impor yang berorientiasi ekspor," ujarnya, dalam peluncuran Good Design Indonesia 2021 secara virtual, Selasa (6/10/2020).

Dia menuturkan, strategi ketiga mempermudah dan mepercepat pelayanan surat keterangan asal (SKA) barang ekspor, termasuk peningkatan fasilitasi perdagangan dalam memproses perizinan ekspor-impor. "Mempercepat layanan ekspor-impor dan pengawasan perdagangan melalui National Logistic Ecosystem (NLE)," katanya.

Keempat, menyediakan pelatihan bagi para calon eksportir baru, khususnya usaha kecil dan menengah (UKM). Ini dilakukan melalui program pendidikan pelatihan ekspor Indoensia (PPEI) Kemendag. 

"Kelima, optimalisasi regulasi dan implementasi pada e-commerce. Startegi keenam, meningkatkan trade financing melalui program national interest account yang bekerjasama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) bagi para UKM eksportir yang tedampak pandemi," ujar Agus.

Ketujuh, kata Mendag, peningkatan akses pasar melalui penguatan falilitasi dan informasi ekspor. Mencakup promosi ekspor, business matching, pameran dagang internasional baik secara offline maupun virtual, serta penguatan perdagangan di luar negeri. 

"Terakhir atau kedelapan, peningkatan daya saing dan pengembangan produk ekspor melalui penguatan dan optimalisasi, serta implementasi program-program unggulan untuk ekspor. Salah satunya melalui Indonesia Design Development Center (IDDC)," katanya. 


Editor : Dani Dahwilani