Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Petani Sawit Soroti Aturan Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam, Ingatkan Transparansi
Advertisement . Scroll to see content

80 Persen Kebutuhan Sarang Walet China Dipasok dari Indonesia

Minggu, 17 Desember 2017 - 13:17:00 WIB
80 Persen Kebutuhan Sarang Walet China Dipasok dari Indonesia
Ilustrasi (Foto: Okezone.com)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Indonesia menjadi ekspotir terbesar sarang burung walet ke China. Sepanjang tahun ini, sekitar 80 persen kebutuhan masyarakat China dipasok dari Indonesia.

"Konsumsi China mencapai 800 ton sepanjang tahun ini sekitar 80 persen dari Indonesia. Sisanya dari Malaysia, Vietnam, dan Thailand," ujar General Manager Kalimantan Nest Trading, Jerry Hidayat, Minggu (17/12/2017).

Menurut salah satu pemasok sarang burung dari Indonesia yang berkantor di Shanghai tersebut, pasar sarang burung walet di China terus berkembang sehingga kesempatan pengusaha dari Indonesia untuk memasuki pasar di daratan Tiongkok itu masih sangat terbuka.

“Indonesia baru bisa mengekspor langsung sarang burung yang sangat berkhasiat bagi kesehatan tubuh itu pada September 2014,” katanya.

Menurut Jerry, Indonesia dan Malaysia bersaing ketat memasok komoditas yang disebut juga dengan "emas putih" tersebut ke China. Pada tahun 2015 baru tercatat tiga perusahaan Indonesia yang mengantongi izin ekspor langsung ke China, sedangkan Malaysia sembilan perusahaan. Lalu pada 2016, enam perusahaan dari Indonesia mendapatkan izin ekspor langsung, sedangkan Malaysia sudah 16 perusahaan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut