Ada Tekanan Global, Dirut MNC Sekuritas Pastikan Minat IPO Tetap Tinggi

Rully Ramli ยท Rabu, 11 September 2019 - 15:29 WIB
Ada Tekanan Global, Dirut MNC Sekuritas Pastikan Minat IPO Tetap Tinggi

Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - Kondisi perekonomian global yang masih belum stabil menyebabkan volatilitas dan tekanan di pasar keuangan global, termasuk Indonesia. Meski mengalami tekanan, minat pelaku usaha untuk mencatatkan saham perusahaannya (Initial Public Offering/IPO) di pasar modal nasional dinilai masih tinggi.

Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina mengakui, kondisi global saat ini sangat memengaruhi kegiatan pasar modal dalam negeri. Namun, ia menilai kondisi ini tidak memengaruhi minat perusahaan untuk mencatatkan saham di pasar modal.

"Memang banyak yang bilang market volatile, karena pengaruh regional dan sebagainya. Tapi kita lihat bahwa minat perusahaan tidak turun," ujar dia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (11/9/2019).

Bahkan, Susy menilai kondisi pasar modal saat ini terus membaik setiap tahunnya. Hal ini tercermin dengan tingginya perusahaan yang melakukan IPO.

"Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dua tahun ini luar biasa. Banyak sekali minat perusahaan-perusahaan di pasar modal," katanya.

Tercatat, per 11 September 2019, sudah ada 33 perusahaan baru yang melakukan IPO di BEI sepanjang tahun ini.

Menurut Susy, hal ini bisa terjadi tidak terlepas dari peranan regulator yang terus mempermudah aturan untuk melantai di pasar modal.

"Ini tren yang perlu disikapi dengan baik dan direspon positif. Karena kita perlu emiten-emiten berkualitas," katanya.

Untuk menjaga momentum ini, Susy memastikan MNC Sekuritas melalui Divisi Investment Banking akan terus membantu para calon investor untuk melakukan IPO. Bantuan akan diberikan dalam bentuk pemberian arahan hingga pendampingan.

"Once perusahaan go public mereka akan terus bisa melakukan corporate action. Jadi ini yang kita akan support," ucap dia.


Editor : Ranto Rajagukguk