Akhir Tahun, Hutama Karya Akan Resmikan 2 Ruas Jalan Tol Trans Sumatra

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Kamis, 05 September 2019 - 17:28 WIB
Akhir Tahun, Hutama Karya Akan Resmikan 2 Ruas Jalan Tol Trans Sumatra

PT Hutama Karya (Persero) tengah membangun Trans Sumatra yang terdiri dari 24 ruas sepanjang 2.766 kilometer. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - PT Hutama Karya (Persero) tengah membangun Trans Sumatra yang terdiri dari 24 ruas sepanjang 2.766 kilometer. Beberapa di antaranya telah dioperasikan dan menyusul dua ruas baru pada tahun ini.

Direktur Utama Hutama Karya Agung Fajarwanto mengatakan, dua ruas tersebut ialah jalan tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung dan Pekanbaru-Dumai yang masing-masing sepanjang 185 km dan 131 km. Saat ini, proyek tersebut masih tahap penyelesaian konstruksi sehingga ditargetkan mulai beroperasi akhir tahun.

"Terbanggi Besar beroperasi insya Allah September ini atau Oktober Bakauheni sampai Palembang bisa dioperasikan seluruhnya. Pekanbaru-Dumai nanti akhir November atau Desember bisa dioperasikan semua," ujarnya di Gedung BUMN, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Dengan tersambungnya ruas-ruas jalan tol tersebut diperkirakan dapat memangkas setengah waktu perjalanan dari Bakauheni ke Palembang dari 10-12 jam menjadi 4 jam.

Sebanyak 24 ruas jalan tersebut hanya 11 ruas yang menjadi prioritas utama untuk diselesaikan hingga 2024. 11 ruas tol membentang sepanjang 1.687 km dari ujung utara hingga selatan Pulau Sumatra.

"11 ruas utama dari ujung ke ujung backbonenya. Dari Pekanbaru ke Padang, Palembang ke Bengkulu periode berikutnya. Sekarang yang sudah mulai Banda Aceh sampai Sigli," kata dia.

Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol Hutama Karya Agung Fajarwanto mengatakan, saat ini pihaknya sedang memperbaiki catatan uji laik operasi. Catatan tersebut akan dievaluasi dan disempurnakan agar bisa segera diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami sekarang ada beberapa catatan yang harus kami sempurnakan sebelum bisa dioperasikan. Sekarang memperbaiki catatan-catatan. Kalau tim teknik kan datangnya dari Kementerian PUPR, hingga Kepolisian. Tapi secara fisik sudah. Sisa pekerjaan hanya di rest area nanti akan kita siapkan," ucapnya.


Editor : Ranto Rajagukguk