Ancaman Covid-19 Varian Omicron Tak Ganggu Rencana IPO, 4 Perusahaan Siap Melantai di Bursa

Dinar Fitra Maghiszha ยท Kamis, 02 Desember 2021 - 19:32:00 WIB
Ancaman Covid-19 Varian Omicron Tak Ganggu Rencana IPO, 4 Perusahaan Siap Melantai di Bursa
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna, memastikan ancaman Covid-19 varian Omicron tidak mengganggu rencana perusahaan dalam melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Menurut dia, perusahaan-perusahaan yang telah masuk pipeline IPO di BEI belum melihat ada kekhawatiran terkait varian Omricon, yang dapat menunda rencana IPO. 

Bahkan dalam waktu dekat ada empat perusahaan yang telah memasuki tahap akhir IPO dan akan melantai di Bursa pekan depan. Keempat perusahaan tersebut, kini dalam proses penjatahan atau allotment terkait IPO.  

"Hingga saat ini, perusahaan-perusahaan yang berada dalam pipeline bursa masih relatif kondusif," kata Nyoman kepada media, Kamis (2/12/2021).

Dia mengungkapkan, jika tidak ada halangan, maka keempat perusahaan itu dijadwalkan akan resmi mencatatkan saham perdananya pada 6 Desember 2021.

"Apabila semua berjalan lancar, maka keempat perusahaan tersebut akan dicatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 6 Desember 2021," ungkap Nyoman.

Berikut profil empat perusahaan yang telah melakukan proses IPO dan akan mencatatkan saham di BEI, pada 6 Desember 2021:

1. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY)

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau Cimory memasang harga saham perdana sebesar Rp3.080 per saham. Emiten produsen susu ini pun mengincar total dana mencapai Rp3,66 triliun.

Adapun CMRY melepas 1,19 miliar saham atau 15 persen dari total modal perseroan dalam pelaksanaan IPO. Selain melepaskan saham baru ke publik, perseroan juga mengalokasikan 700.000 saham atau 0,06 persen untuk program saham untuk karyawan.

Kemudian, perseroan juga mengalokasikan 674,44 juta saham atau 10 persen dari total modal perseroan untuk program saham kepada manajemen dan karyawan.


2. PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP)

PT Widodo Makmur Perkasa Tbk memasang harga saham perdana sebesar Rp160 per saham. Emiten induk PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) ini bergerak di bidang konsumsi dan komoditas agrikultur seperti peternakan sapi, peternakan unggas, daging olahan, hingga konstruksi dan energi.

Perusahaan melepas 4,41 miliar saham baru atau setara 15,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan begitu, Widodo Makmur Perkasa berpotensi meraih dana IPO Rp 707,04 miliar.

3. PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH)

PT Wira Global Solusi Tbk menawarkan harga saham perdana sebesar Rp140 per saham. Perusahaan teknologi yang bergerak di bidang venture builder atau pembuat startup ini melepas  208,50 juta setara 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dengan demikian, perseroan diperkirakan bakal meraup dana sebanyak Rp29,19 miliar.

4. PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS)

PT Jaya Swarasa Agung Tbk menawarkan harga saham perdana sebesar Rp360 per saham. Perusahaan konsumsi yang bergerak di bidang produksi makanan ini melepas 240,30 juta saham baru atau 21,87 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Sehingga, perseroan diperkirakan bakal mendapat dana segar senilai Rp86,50 miliar.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: