Anggota DPR Uji Independen Oktan BBM Revvo 89 dan Pertalite, Ini Hasilnya

Ikhsan Permana SP ยท Rabu, 02 November 2022 - 18:30:00 WIB
Anggota DPR Uji Independen Oktan BBM Revvo 89 dan Pertalite, Ini Hasilnya
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR, Mulyanto. (Foto: dok DPR)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Fraksi PKS DPR, Mulyanto, melakukan uji independen untuk mengetahui kandungan oktan pada Bahan Bakar minyak (BBM) jenis Revvo 89 dan Pertalite

Pengujian dilakukan secara independen di laboratorium Sucofindo, Tangerang, Banten, dan hasilnya cukup mengejutkan. Hasil pengujian oktan BBM Revvo 89 milik Vivo dan Pertalite milik Pertamina itu, di unggah di akun Twitter resmi miliknya, @pakmul63.

Dalam unggahan tersebut, Anggota Komisi VII DPR-RI itu melampirkan beberapa lembar formulir hasil pengujian oktan BBM Revvo 89 dan Pertalite.

"Cukup menarik: RON Revvo-89 ini angka hasil ujinya sedikit lebih baik dari Pertalite," tulis Mulyanto di akun Twitter pribadinya, dikutip Rabu (2/10/2022).

Mulyanto menjelaskan, untuk pengujian tersebut, dia menyerahkan satu liter Pertalite dan Revvo 89 ke laboratorium Sucofindo, Tangerang, Banten. 

Dalam formulir pertama terlihat bahwa objek pengujian adalah kepadatan, warna, tekanan uap atau Reid Vapor Pressure (RVP), sulfur, stabilitas oksidasi, timbal, besi, mangan dan RON atau Research Octane Number. 

Hasilnya cukup menarik karena nilai oktan Revvo 89 mencapai 90,7 mikron sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan Pertalite yang berada di angka 90,3 mikron.

Namun Mulyanto menyebutkan bahwa hasil penelitian tidak menemukan indikasi penyebab Pertalite yang dikabarkan lebih boros ataupun akselerasinya lamban.

Berikut beberapa catatan Mulyanto dari hasil pengujian yang ia lakukan:

1. Kandungan Pb masih ada baik pada pertalite maupun Revvo. 
2. Pengukuran RON Revvo 89, cukup baik, bahkan sedikit di atas 90. 
3. Parameter lainnya yang diuji, secara umum masuk dlm standar. 
4. Dari data yg diuji, tidak ditemukan indikasi yg menyimpang.
5. Secara umum dalam pengujian ini tidak ditemukan indikasi penyebab Pertalite boros atau akselerasinya lamban. 
6. Untuk pengujian lebih lanjut perlu dilakukan uji performa. Namun, untuk keperluan kita, maka cukup dengan uji ini. 

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda