Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Danantara Siapkan Beberapa Opsi Pembentukan BUMN Tekstil, Buka Peluang Kerja Sama
Advertisement . Scroll to see content

AP I dan AP II Bakal Digabung, Begini Skemanya Kata Wamen BUMN

Selasa, 03 Oktober 2023 - 21:13:00 WIB
AP I dan AP II Bakal Digabung, Begini Skemanya Kata Wamen BUMN
Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo bicara skema penggabungan AP I dan AP II (Foto: iNews.id/Heri Purnomo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA,  iNews.id - Rencana penggabungan operasional Angkasa Pura I (AP I) dan Angkasa Pura II (AP II) terus digodok Kementerian BUMN. Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo pun membocorkan skema penggabungannya.

Menurut pria yang akrab disapa Tiko ini, nantinya akan ada perusahaan baru yang menjadi pemegang saham dan menaungi operasional kedua operator bandara pelat merah tersebut. Perusahaan baru tersebut akan menjadi holding bagi AP I dan II.

"Jadi gini, kalau AP I dan II itu adalah kita akan menggabungkan, kita akan bikin PT di atasnya. Nah kita ingin ada perusahaan strategic holding di atasnya yang menggabungkan," ujar Tiko saat ditemui wartawan di gedung Sarinah, Selasa (3/10/2023). 

Lebih lanjut, ia menyebut konsolidasi AP I dan AP II bertujuan memperkuat ekosistem transportasi udara secara utuh baik di kawasan Timur dan Barat Indonesia. Pasalnya, ia menilai semua rencana harus dilakukan dalam satu perusahaan.

"Karena kan kita kemarin melakukan planning kan terpisah barat sama timur. Karena kita lihat integrasi daripada layanan udara ini harus menyatu. Karena kan kita kemarin melakukan planning kan terpisah barat sama timur,” tuturnya. 

Tiko pun memastikan pembentukan holding ditargetkan rampung di tahun ini.

"Tahun ini, holdingnya selesai," kata Tiko.

Pascapendirian holding baru, Kementerian BUMN juga membuka opsi adanya pemisahan atau spin-off Badan Usaha Bandar Udara (BUBU). Dua di antaranya adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali.

Rencana pemisahan itu bertujuan agar bandara yang besar dan strategis lebih lincah dalam berinvestasi.

“Tahun ini, holdingnya selesai. tapi nanti setelah itu kita akan lihat apakah kita akan me-spin-off beberapa BUBU yang besar. Contohnya kaya Jakarta sama Bali, itu mungkin kita akan spin-off jadi opco tersendiri dengan BUBU tersendiri. Karena kita melihat untuk supaya lincah dalam berinvestasi dan dalam pengembangan ini, memang Jakarta-Bali harus terpisah, karena kalau nanti digabungkan dengan keseluruhan, dia kemampuan fundraising-nya kurang,” kata Tiko.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut