Apple Paling Tahan Banting di Antara Magnificent Seven, Lihat Performanya dengan Fitur Ini
JAKARTA, iNews.id - Dalam sebulan terakhir, tujuh saham Magnificent Seven (Microsoft, Nvidia, Alphabet, Apple, Meta, Tesla, dan Amazon) kehilangan nilai pasar sekitar 2,3 triliun dolar AS akibat kekhawatiran terhadap besarnya belanja modal AI. Namun, dampaknya tidak dirasakan secara merata. Bagi kamu yang mengikuti investasi saham Amerika, perbedaan ini justru menjadi hal yang menarik untuk dicermati.
Microsoft menjadi saham dengan koreksi terdalam, turun sekitar 20 persen dalam sebulan, sedangkan Apple dan Amazon hanya melemah sekitar 8 persen pada periode yang sama. Gap ini menunjukkan bahwa pasar tidak hanya bereaksi terhadap sentimen AI secara umum, tetapi juga mempertimbangkan risiko dan prospek masing-masing perusahaan secara berbeda.
Investor mulai skeptis apakah dana besar-besaran untuk data center dan chip AI akan menghasilkan pendapatan sepadan dalam waktu dekat. Microsoft, Amazon, Alphabet, dan Meta paling terpukul karena paling agresif menggelontorkan dana, sebagian dibiayai utang.
Makin besar taruhannya pada AI, makin besar risiko yang dipersepsikan investor. Sebaliknya, saham Apple relatif tahan banting karena jauh lebih hemat dalam belanja infrastruktur AI.
Fitur Sektor dan Industri untuk saham Amerika di aplikasi Ajaib menampilkan ranking performa harian tiap sektor pasar. Kamu bisa cek apakah pelemahan suatu saham sejalan dengan tren sektornya atau menyimpang.
Kalau sektor teknologi melemah tapi satu saham turun jauh lebih dalam dari rata-rata sektor, ada faktor spesifik perusahaan yang menekan, seperti kasus Microsoft. Sebaliknya, saham yang melemah jauh lebih ringan daripada sektornya menunjukkan karakter tahan banting seperti Apple.