Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pegadaian Andil dalam Pendirian IBMA, Siap Integrasikan Ekosistem Emas di Indonesia 
Advertisement . Scroll to see content

Apple Paling Tahan Banting di Antara Magnificent Seven, Lihat Performanya dengan Fitur Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:29:00 WIB
Apple Paling Tahan Banting di Antara Magnificent Seven, Lihat Performanya dengan Fitur Ini
Ilustrasi investasi saham. (Foto: Freepik/drobotdean)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dalam sebulan terakhir, tujuh saham Magnificent Seven (Microsoft, Nvidia, Alphabet, Apple, Meta, Tesla, dan Amazon) kehilangan nilai pasar sekitar 2,3 triliun dolar AS akibat kekhawatiran terhadap besarnya belanja modal AI. Namun, dampaknya tidak dirasakan secara merata. Bagi kamu yang mengikuti investasi saham Amerika, perbedaan ini justru menjadi hal yang menarik untuk dicermati.

Microsoft menjadi saham dengan koreksi terdalam, turun sekitar 20 persen dalam sebulan, sedangkan Apple dan Amazon hanya melemah sekitar 8 persen pada periode yang sama. Gap ini menunjukkan bahwa pasar tidak hanya bereaksi terhadap sentimen AI secara umum, tetapi juga mempertimbangkan risiko dan prospek masing-masing perusahaan secara berbeda.

Kenapa Bisa Berbeda Jauh: Soal Besaran Belanja Modal AI

Investor mulai skeptis apakah dana besar-besaran untuk data center dan chip AI akan menghasilkan pendapatan sepadan dalam waktu dekat. Microsoft, Amazon, Alphabet, dan Meta paling terpukul karena paling agresif menggelontorkan dana, sebagian dibiayai utang.

Makin besar taruhannya pada AI, makin besar risiko yang dipersepsikan investor. Sebaliknya, saham Apple relatif tahan banting karena jauh lebih hemat dalam belanja infrastruktur AI.

Pantau Performa Saham AS Lebih Mudah di Ajaib

Fitur Sektor dan Industri untuk saham Amerika di aplikasi Ajaib menampilkan ranking performa harian tiap sektor pasar. Kamu bisa cek apakah pelemahan suatu saham sejalan dengan tren sektornya atau menyimpang.

Kalau sektor teknologi melemah tapi satu saham turun jauh lebih dalam dari rata-rata sektor, ada faktor spesifik perusahaan yang menekan, seperti kasus Microsoft. Sebaliknya, saham yang melemah jauh lebih ringan daripada sektornya menunjukkan karakter tahan banting seperti Apple.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut