Askrindo Bersinergi dengan 6 BUMN dan Luncurkan digiAsk
JAKARTA, iNews.id - PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo (Persero) di hari jadinya yang ke-47, menjalin sinergi BUMN dengan enam perusahaan BUMN. Kerja sama dilakukan dengan penandatanganan MoU sebagai upaya mendukung sinergi sesama BUMN.
Direktur Utama Askrindo Asmawi Syam mengatakan, sinergi ini seperti yang diamanatkan oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno. "Kami lakukan sinergi dengan BUMN sesuai yang diamanatkan oleh menteri untuk bangun BUMN hadir untuk negeri. Kami sudha jalin kerjasama dengan 26 BUMN kini kami tambah sinergi 6 BUMN lagi," ujarnya dalam pembukaan acara ulang tahunnya di JIExpo, Jakarta, Jumat (6/4/2018).
Keenam perusahaan tersebut adalah PT Timah Tbk, PT Danareksa (Persero), Kawasan Berikat Nusantara (KBN), PT Pelindo II (Persero), PT Dok Perkapalan Surabaya (DPS), dan PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero).
Ruang lingkup kerjasama yang disepakati ada pemakaian beberapa produk unggulan yang dimiliki Askrindo antara lain, Asuransi Kredit Bank, Surety Bond, Customs Bond dan Kontrak Bank Garansi dan selain itu juga Jaminan Asuransi Umum atas Aset.
"Ini adalah wujud nyata sinergi BUMM yang kita lakukan yang bertujuan terbangunnya sinergi dan kerja sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada stakeholders dan para pihak dengan prinsip manfaat dan saling menguntungkan sejalan dengan semangat sinergi BUMN," kata Asmawi.
Ia melanjutkan, MoU ini adalah untuk menetapkan landasan bagi para pihak untuk membangun kerjasama yang saling menguntungkan dengan memanfaatkan potensi, keahlian dan fasilitas yang dimiliki para pihak.
"Diharapkan dengan kerjasama ini Askrindo dan para BUMN lainnya dapat menjalankan kegiatan usahanya agar menjadi lebih efektif dan efisien, serta dapat memanfaatkan potensi masing masing perusahaan," tuturnya.
Selain itu, Askrindo juga meluncurkan digiAsk yang merupakan sistem aplikasi Personal Accident Insurance yang berbasis web application dan mobile application sehingga dapat diakses atau dijalankan dari berbagai media. Asmawi mengatakan, produk baru ini merupakan wujud nyata Askrindo bertransformasi teknologi untuk melangkah di era digital.
“Kami punya tekad untuk bangun Askrindo jadi lebih baik, kami punya potensi untuk maju lebih baik untuk itu kami mengembangkan IT sistem, layanan berbasis aplikasi dan pelayanan digital," ujarnya.
Dengan aplikasi ini dalam hitungan menit polis Personal Accident sudah langsung dapat diterbitkan. Nasabah akan menerima e-polis melalui email atau notifikasi sms. Jangka waktu dan besaran pertanggungan langsung dipilih oleh nasabah melalui aplikasi.
"Jadi kita akan masang board-board seperti tadi kemudian yang mau menggunakan bisa memasukan sendiri nama terus dibayar dengan kartu kredit atau kartu debit," kata dia.
Peluncuran digiAsk ini, juga menunjukkan bahwa Askrindo tidak saja mampu di bidang Asuransi Kredit atau Penjaminan Kredit, melainkan juga telah membuka pintu lebih lebar lagi di bisnis Asuransi Umum. Pengembangan transformasi IT dibarengi juga dengan Transformasi organisasi dan pengembangan modal membuat posisi premi Askrindo meningkat di Februari 2018 sebanyak 30 persen.
"Kemudian di posisi laba juga meningkat signifikan dan under writing juga meningkat signifikan, ini berkat pengembangan transformasi organsiasi, IT, dan di bidang pengembangan modal," ucapnya.
Editor: Ranto Rajagukguk