Bangun Ibu Kota Baru, Jokowi Ingin Belajar dari UEA Rancang Kota Masdar

Antara ยท Senin, 13 Januari 2020 - 16:12 WIB
Bangun Ibu Kota Baru, Jokowi Ingin Belajar dari UEA Rancang Kota Masdar

Presiden RI Joko Widodo (kiri) dan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan (kanan) disambut Pangerang UEA Sheikh Mohammed bin Zayed di Istana Qasr Al-Watan, Abu Dhabi. (Foto: BPMI Setpres)

ABU DHABI, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin belajar dari Uni Emirat Arab (UEA) terkait rencana pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur. Negara Timur Tengah tersebut dinilai sukses membangun kota Masdar yang futuristik.

"Dalam membangun ibu kota baru, kami cenderung ingin belajar dari perintis perencanaan kota tuan rumah kita pekan ini di Kota Masdar, Abu Dhabi dan lainnya," kata Presiden saat acara Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) di UEA, Senin (13/1/2020).

Masdar merupakan kota kecil seluas 6 kilometer persegi yang dibangun pada 2008. Didesain firma arsitek asal Inggris, Foster & Partners, kota tersebut mengandalkan energi matahari dan energi baru terbarukan lain sebagai sumber energi utama.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga mengajak dunia untuk terlibat dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia dengan teknologi dan inovasi terbaik yang ramah lingkungan.

"Untuk menginvestasikan di masa depan di mana energi terbarukan dan teknologi bersih menciptakan kehidupan berkelanjutan bagi pengembangan ekonomi dan sosial," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden memutarkan video singkat rencana induk ibu kota baru Indonesia di Kaltim. Indonesia, kata dia, ingin memiliki ibu kota baru yang berkonsep smart city dan forest city.

"Kami tidak hanya membangun kota administratif yang kecil, melanikan kota metropolis yang serba pintar," ujar Presiden.


Editor : Rahmat Fiansyah