Bank BCA Sebut Laju Kredit KPR Tertahan Kenaikan Suku Bunga
JAKARTA, iNews.id - PT Bank Central Asia Tbk (Bank BCA) menilai, laju pertumbuhan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) belum terlihat signifikan. Padahal Bank Indonesia (BI) telah melonggarkan maksium nilai kredit (Loan To Value/LTV) sejak Agustus lalu agar memudahkan masyarakat untuk mengambil KPR dengan uang muka yang rendah.
Executive Vice President of Consumer Credit Business BCA Felicia M. Simon mengatakan, pertumbuhan KPR yang tertahan ini disebabkan tren suku bunga acuan BI yang terus naik. Pasalnya, kenaikan suku bunga acuan BI akan mempengaruhi kenaikan suku bunga KPR.
"Ada satu hal yang bisa berpengaruh terhadap dorongan yang kita harapkan dari relaksasi LTV ini, yaitu suku bunga. Karena 21 Agustus mulai relaksasi, saat itu juga suku bunga sudah mulai kelihatan trennya naik," ujarnya di Jakarta, Kamis (11/10/2018).
Dia melanjutkan, masyarakat cenderung mengkalkulasi ulang kenaikan suku bunga tersebut. Sebab, suku bunga KPR yang naik akan berpengaruh pada besaran angsuran yang harus dibayar masyarakat ke bank.
"Menurut saya lebih ke arah suatu saat masyarakat mau mencoba menyesuaikan dulu dengan perkembangan suku bunga saat ini," kata dia.