Bank Mandiri Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Generasi Difabel
Materi pelatihan mencakup pengembangan self awareness dan pembentukan mindset kerja, peningkatan working attitude dan kemampuan bekerja dalam tim, pengenalan dunia kerja serta penyusunan curriculum vitae (CV), persiapan memasuki dunia kerja, pemahaman mengenai hak dan kewajiban di lingkungan kerja, hingga simulasi wawancara kerja. Seluruh materi akan disampaikan dalam 90 sesi pelatihan yang terbagi dalam 15 kelas dan berlangsung sepanjang periode program.
Program Mandiri Sahabat Difabel dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli hingga 11 September 2026. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, para peserta akan mengikuti proses seleksi yang dilakukan oleh Human Capital Bank Mandiri untuk memperoleh kesempatan mengikuti program magang di Bank Mandiri sebagai bagian dari pengembangan pengalaman kerja mereka.
Menurut Adhika, kolaborasi dengan Yayasan Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI) menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan mampu menjawab kebutuhan peserta.
"Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan. Kami optimistis program ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, meningkatkan daya saing, serta berkontribusi secara optimal di dunia kerja," tuturnya.
Ke depannya, Bank Mandiri akan terus memperkuat berbagai program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan semangat Sinergi Majukan Negeri dan Nyaman Bersama Mandiri. Perseroan berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat sebagai wujud keunggulan berkelanjutan, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional yang inklusif sebagai bagian dari peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah.
Editor: Rizqa Leony Putri