Bank Nasional Swiss Naikkan Suku Bunga Jadi 0,5 Persen, Keluar dari Zona Negatif

Jeanny Aipassa · Kamis, 22 September 2022 - 19:10:00 WIB
Bank Nasional Swiss Naikkan Suku Bunga Jadi 0,5 Persen, Keluar dari Zona Negatif
Schweizerische National Bank atau Bank Nasional Swiss. (Foto: Reuters)

ZURICH, iNews.id - Schweizerische National Bank (SNB) atau Bank Nasional Swiss mengikuti jejak bank sentral negara-negara lainnya dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,75 persen dari minus 0,25 persen menjadi 0,5 persen, pada Kamis (22/9/2022).

Keputusan itu, sekaligus menandai berakhirnya era suku bunga negatif yang diterapkan Bank Nasional Swiss selama lebih dari 7 tahun terakhir dan banyak mendapat kecaman dari sektor keuangan. 

Gubernur SNB, Thomas Jordan, mengatakan langkah itu merupakan upaya bank sentral memperketat kebijakan moneter secara lebih agresif untuk memerangi lonjakan inflasi.

Dia juga tidak mengecualikan lebih banyak kenaikan suku bunga SNB ke depan, namun menolak memberikan rincian waktu atau ukuran kenaikannya.

"Tidak dapat dikesampingkan bahwa kenaikan lebih lanjut dalam tingkat kebijakan SNB akan diperlukan untuk memastikan stabilitas harga dalam jangka menengah," kata Thomas Jordan dalam konferensi pers, sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (22/9/2022).

Imbal hasil obligasi pemerintah Swiss turun setelah pengumuman SNB. Sementara franc Swiss turun secara luas, jatuh terhadap dolar, euro, dan poundsterling, karena pasar telah memperkirakan kenaikan suku bunga 100 basis poin oleh SNB. 

Menurut dia, SNB masih akan menggunakan intervensi valas, membeli mata uang asing untuk mengendalikan apresiasi berlebihan dari franc Swiss atau menjualnya untuk menopang mata uang. 

Keputusan SNB untuk menaikkan suku bunga mengikuti kenaikan harga di Swiss dan gerakan hawkish oleh bank sentral negara-negara lain yang mencoba untuk menahan inflasi yang bangkit kembali akibat lonjakan harga komoditas energi, tingkat pengangguran, dan hambatan rantai pasokan.

Federal Reserve AS menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin lagi pada hari Rabu (21/9/2022), menjadi kenaikan ketiga berturut-turut. 

Bank Sentral Norwegia juga menaikkan suku bunga setengah basis poin pada Kamis (22/9/2022). Sementara Bank of England diperkirakan akan menaikkan suku bunganya sebesar 50 basis poin pada hari Kamis. Baca selengkapnya

SNB akan menggunakan tagihan SNB dan transaksi repo untuk menyerap likuiditas guna memastikan suku bunga pasar uang jangka pendek tetap dekat dengan suku bunga kebijakan yang sekarang positif. 

SNB awalnya memberlakukan suku bunga negatif pada Desember 2014 dan menurunkannya lagi pada Januari 2015 menjadi minus 0,75 persen. 

Selama bertahun-tahun dikatakan suku bunga bank sentral terendah di dunia diperlukan untuk mengekang kenaikan safe-haven franc Swiss.

Namun fokus SNB telah beralih ke inflasi, yang mencapai 3,5 persen pada Agustus 2022, tertinggi dalam 29 tahun meskipun lebih rendah dari kebanyakan negara Eropa lainnya.

Suku bunga negatif tidak populer di antara bank-bank Swiss, yang melihatnya sebagai beban atas aktivitas mereka dan juga mengurangi margin pinjaman.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda