Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar Harga BBM Pertamina 2 Oktober 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax
Advertisement . Scroll to see content

Banyak Peminat Jadi Alasan Pertamina Tahan Harga Pertalite

Minggu, 01 Juli 2018 - 13:43:00 WIB
Banyak Peminat Jadi Alasan Pertamina Tahan Harga Pertalite
ilustrasi. (Foto: Okezone.com)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – PT Pertamina (Persero) menaikkan beberapa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamax Turbo. Namun, ada juga yang tidak dinaikkan seperti Pertalite.

VP Corporate Communications Pertamina, Adiatma Sardjito mengatakan, Pertamina tetap mematok harga Pertamax di wilayah Jawa, Bali, dan Madura (Jamali) sebesar Rp7,800 per liter. Sementara di luar Jamali, harganya bervariasi antara Rp7.800-Rp8.150 per liter. Perbedaan harga ini tergantung besaran pajak BBM di masing-masing daerah.

“Pertalite sementara waktu tidak dinaikkan karena peminat dari BBM Pertalite paling banyak dikonsumsi masyarakat,” kata Adiatma kepada iNews.id, Minggu (1/7/2018).

Konsumsi BBM Pertalite juga terus tumbuh meskipun belakangan pertumbuhannya mulai dilewati konsumsi BBM subsidi Premium. Hal tersebut menyusul perintah Presiden Joko Widodo yang mewajibkan perusahaan migas milik negara itu menjual Premium di seluruh area penugasan Jamali. Perintah itu dituangkan dalam revisi atas Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014.

Pada mudik Lebaran kemarin, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat pada periode 31 Mei hingga 22 Juni 2018, pertumbuhan konsumsi BBM yang paling tinggi terjadi pada Premium 27,3 persen, diikuti Pertamax 20,8 persen, Pertalilte 8,8 persen, dan Avtur 0,8 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut