Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabar Baik, Bantuan Pangan Beras dan Minyakita Segera Disalurkan ke 33,2 Juta KPM
Advertisement . Scroll to see content

Bapanas Akui Pasokan Beras Nasional Defisit 6 Bulan Terakhir

Selasa, 31 Januari 2023 - 17:29:00 WIB
Bapanas Akui Pasokan Beras Nasional Defisit 6 Bulan Terakhir
Bapanas akui pasokan beras nasional defisit 6 bulan terakhir
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) Arief Prasetyo Adi mengakui pasokan beras nasional defisit dalam enam bulan terakhir. Itu diungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bersama Komisi IV DPR RI. 

Arief awalnya memaparkan soal fluktuasi harga beras di Indonesia. Dia menyebut, akhir-akhir ini harganya cukup mahal dan berpengaruh pada kekuatan Bulog untuk menyerap beras petani.

"Harga beras hari ini di luar daripada kalkulasi kita semua. Hari ini sudah tidak normal karena gabah kering panen (GKP) sudah Rp6.000, harga beras medium premiun di luar dari kebiasaan," kata dia, Selasa (31/1/2023).

Arief menjelaskan, kenaikan harga beras tersebut karena supply dan demand beras dalam negeri yang tidak stabil. Saat ini belum masuk musim panen, namun permintaannya tetap tinggi.

Saat memberikan paparan, Ketua Komisi IV Sudin memotong penjelasan Arief. Sudin menanyakan penyebab kurang supply beras dari petani lokal, padahal sering disampaikan bahwa produktivitas dalam negeri surplus.

"Berarti yang surplus itu bohong dong?" tanya Sudin.

Ditanya mengenai hal itu, Arief mengungkapkan bahwa telah terjadi defisit pasokan beras di dalam negeri selama setengah tahun. 

"Dalam 6 bulan terakhir defisit, Ketua (Komisi IV DPR)," ujar Arief.

Sudin pun mengatakan, dia lebih suka kepada pejabat yang jujur mengenai kondisi yang terjadi hingga menyebabkan kesulitan. 

"Oke, saya paling suka ada pejabat yang jujur ketika menjawab," ucap Sudin.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut