Bawang Merah Jadi Barang Mewah di Filipina, Harganya Tembus Rp192.000 per Kg
MANILA, iNews.id - Harga bawang merah di Filipina menjadi barang mewah belakangan ini. Pasalnya, harga bawang saat ini menembus 700 peso atau setara Rp192.346 per kilogram (kg).
Mengutip BBC, harga bawang merah melebihi harga daging dan upah minimum harian di negara itu.
Pemilik restoran pizza di pusat kota Cebu, Rizalda Maunes mengatakan, meski harganya telah menurun dalam beberapa pekan terakhir, namun bawang merah masih menjadi komoditas mewah bagi konsumen saat ini.
"Kami biasa membeli tiga hingga empat kilogram bawang setiap hari. Sekarang kami membeli setengah kilo, hanya itu yang mampu kami beli," ujar Maunes dikutip, Sabtu (28/1/2023).
"Pelanggan kami mengerti karena bukan hanya restoran, rumah tangga mengalami kesulitan karena banyak hidangan yang dimaniskan dengan bawang," sambungnya.
Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr menyebut kenaikan harga pangan sebagai situasi darurat. Awal bulan ini dia menyetujui impor bawang merah dan kuning dalam upaya untuk meningkatkan pasokan.
Sementara, Ekonom senior di ING Bank, Nicholas Mapa mengatakan, pembukaan kembali ekonomi Filipina mendorong permintaan, sementara cuaca buruk telah mempengaruhi produksi makanan, termasuk bawang.
"Kembali pada bulan Agustus, Departemen Pertanian memperkirakan potensi kekurangan tanaman akar. Beberapa bulan kemudian, Filipina dilanda dua badai dahsyat yang menyebabkan kerusakan tanaman yang cukup besar," ucapnya.
"Kami juga telah melihat permintaan yang meningkat tajam karena ekonomi pulih dengan tajam," sambungnya.
Kenaikan harga di negara Asia Tenggara itu juga melanda kedai makanan jalanan di Cebu, yang populer di kalangan penduduk lokal dan turis. Sayuran goreng, daging, dan makanan laut, biasanya disajikan dengan saus bawang dan saus cuka.
"Bawang adalah bagian besar dari hidangan kami. Ini menambah kerenyahan rasa (dan) rasa manis untuk membedakan rasa asin dari makanan kami," ujar salah satu pemilik kedai, Alex Chua.
Editor: Aditya Pratama